Home / Opini

Rabu, 27 Desember 2023 - 12:15 WIB

Hilirisasi Pertanian dan Komitmen Gibran

Hilirisasi Pertanian dan Komitmen Gibran

Oleh: R.S. Suroyo Jr

Debat antar Calon Wakil Presiden dengan tema Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan berlangsung menarik.

Salah satu hal yang menarik adalah yang disampaikan Mas Gibran Rakabuming membahas hilirisasi pertanian, ini membuktikan bahwa pasangan Prabowo-Gibran selalu ingat petani dalam setiap kesempatan, termasuk dalam debat Calon Wakil Presiden, ini bukti nyata bahwa pasangan ini sangat pro terhadap petani.

Hilirisasi pertanian sebagai proses mengolah bahan mentah menjadi produk turunan, akan meningkatkan nilai tambah produk pertanian, hilirisasi pada berbagai komoditas pertanian merupakan salah satu kunci meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong terciptanya banyak peluang sebagai upaya peningkatan lapangan kerja, nilai tambah dan devisa.

Prabowo-Gibran tidak hanya memperkuat pertanian di hulu saja, namun sampai ke hilirnya sehingga ke depan melalui hilirisasi pertanian akan semakin menunjang pertumbuhan dan pendapatan negara.

Baca Juga :  Rumah Kemenangan Prabowo-Gibran Jadi Posko Bersama Para Relawan Provinsi Banten

Dengan diolah terlebih dahulu, petani berpotensi mendapatkan pendapatan lebih tinggi, karena melalui hilirisasi pertanian kita akan miliki menjadi produk turunan lain. Produk olahannya ini kemudian dijual dengan harga yang lebih tinggi. Potensi pendapatan yang diraih petani akan jauh lebih tinggi dari sebelum diolah.

Selama ini petani cenderung menjual produknya secara langsung saat panen tanpa mengolahnya, sehingga keuntungan yang diterimanya lebih kecil, sebagai contoh petani padi lebih banyak menjual gabah, padahal petani dapat menjual dalam bentuk beras agar pendapatannya lebih tinggi.

Sebagai contoh, tanaman padi ternyata memiliki hingga 42 jenis produk turunan, tidak hanya beras yang biasa kita konsumsi. Turunan lain misalnya, beras menir dan dedak halus untuk pakan ternak, briket dari sekam padi dan sampo dari merang padi.

Selain padi, tanaman kakao yang banyak dibudidayakan oleh petani kita diarahkan untuk menghasilkan bubuk coklat, lemak coklat, makanan dan minuman dari coklat sehingga tidak lagi Indonesia menjual kakao ke luar negeri dan kembali ke Indonesia dalam bentuk coklat yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Serang Gelar Debat Perdana Jumat Ini

Dalam debat antar Cawapres kemarin, Mas Gibran memberikan semangat yang luar biasa kepada para pemuda dalam debat cawapres sehingga para pemuda menjadi termotivasi untuk turut mengembangkan hilirisasi pertanian karena kontribusi aktif pemuda sangat dibutuhkan untuk semakin memperkokoh dan memperkuat pertanian dari hulu hingga hilir.

Sesuai dengan visi Indonesia Maju, Prabowo-Gibran akan membangun infrastruktur yang berkeadilan, dengan mengutamakan akses terhadap kawasan industri, lahan produksi pertanian, perikanan, dan perkebunan, dengan mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal.

Serta membangun kembali industri rakyat, dasar, dan strategis nasional yang mampu memproduksi barang-barang modal untuk mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

Kota Serang, 23 Desember 2023

Penulis adalah Sekjen Pemuda Tani Indonesia dan Mantan Presiden Mahasiswa Untirta

Share :

Baca Juga

Opini

Rekonstruksi Gerakan Literasi Banten

Opini

Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Banten

Opini

Dua Wajah Pancasila

Opini

Peran Pendidikan Dalam Menguatkan Demokrasi

Opini

Manusia, Pembangunan dan Kebudayaan

Opini

Dari Bantuan ke Pemberdayaan: Saatnya Paradigma Pembangunan Indonesia Berubah

Opini

Serang Bahagia atau Serang Bertanya? 

Opini

Globalisasi Cita Rasa: Fast Food & Gen Z