Home / Daerah

Senin, 15 Januari 2024 - 21:44 WIB

Bupati Serang Imbau OPD Lakukan Efektivitas Anggaran

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah beserta jajaran usai penyerahan DPA-SKPD Tahun Anggaran 2024 di Aula Tb Suwandi | Dok. BNC

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah beserta jajaran usai penyerahan DPA-SKPD Tahun Anggaran 2024 di Aula Tb Suwandi | Dok. BNC

BagusNews.Co – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah secara simbolis menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran-Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Tahun Anggaran 2024 di Aula Tb Suwandi Setda Kabupaten Serang pada Senin, 15 Januari 2024.

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta para kepala SKPD untuk menandatangani Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Tatu mengatakan, pakta integritas dibuat agar para pejabat di semua organisasi perangkat daerah (OPD) berjanji pada diri sendiri dalam meningkatkan efesiensi dan efektivitas program. Pakta integritas tersebut berlaku untuk semua aparatur Pemkab Serang.

“Semangat kita semua, pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik lagi, lebih baik lagi,” kata Tatu kepada wartawan usai penyerahan DPA-SKPD.

Baca Juga :  Penutupan Sosialisasi di Kabupaten Serang Berlangsung Meriah

Terkait pelaksanaan anggaran, menurut Tatu, evaluasi pertama harus dilakukan pada sisi pendapatan. Sebab menurutnya, tahun lalu terdapat dana bagi hasil pemerintah provinsi dan pusat, tidak sesuai target yang harus diterima. Hal ini berdampak pada banyak perubahan belanja SKPD.

Tatu mengungkapkan, pada akhir Desember 2023, ada sejumlah pendapatan yang tidak bisa diterima, yang berdampak pada keterlambatan sejumlah pembayaran. Termasuk harus dilakukan pemotongan tunjangan pegawai.

“Semoga tidak terjadi lagi di tahun 2024,” ujarnya. Ia berharap, pemerintah pusat dan provinsi memberikan bagi hasil sesuai perencanaan.

Tatu menyatakan, pada awal tahun, OPD harus menyiasati penggunaan anggaran, terutama memprioritaskan belanja modal.

Baca Juga :  Al Muktabar Terima SK Perpanjangan Jabatan sebagai Pj Gubernur Banten

“Jangan kegiatan untuk masyarakat yang dikurangi, tapi belanja rutin dari dalam kita akan kurangi,” tegasnya.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Rahmat Maulana mengatakan, fase awal adalah proses penyiapan dokumen belanja anggaran.

“Kami prediksi, pada April itu puncaknya serapan anggaran, lebih banyak urusan. Sekarang sampai Maret, pendapatan-pendapatan kita coba konsolidasikan, untuk ke fix session,” ujarnya.

Para kepala OPD, kata Rahmat, harus memilah dan memilih kebutuhan wajib dan rutin. Untuk fase persiapan, selesaikan dulu semua administrasi dan belanja wajib.

“Kita bertahap, program prioritas, dan belanja untuk masyarakat harus on schedule,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Muharram Culture Fest 2025, Momentum Pelestarian Budaya di Kota Cilegon

Daerah

Anggaran Pemungutan Suara Ulang, Pemkab Serang Tunggu Arahan KPU

Daerah

Realisasi Pendapatan Baru Mencapai 78,9 Persen, Tempatkan Banten Diurutan Ke-14 Secara Nasional

Daerah

Pemkot Serang Akan Tata Ulang KPW Banten Lama

Daerah

HAKORDIA 2024, Wali Kota Cilegon Ajak Warga Perkuat Budaya Anti Korupsi

Daerah

Dihubungi Polres Serang, Dinsos Kaget Ada Dugaan Pemotongan Bantuan UMKM

Daerah

Bangun SD Negeri Pakai Dana CSR, Ini Kata Pj Walikota Yedi Rahmat

Daerah

Awal Tahun 2025, PLN UID Banten Raih Dua Sertifikat Internasional