BagusNews.Co – Pengumpulan dana sumbangan dalam program Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang belum mencapai target. Sebelumnya, Bulan dana PMI ditarget mencapai Rp1 miliar, namun hingga saat ini baru terkumpul sebanyak Rp220 juta.
“23 Oktober sampai dengan 23 Januari dari seluruh yang kita kumpulkan dari target Rp1 miliar kita baru mendapatkan sekitar 220 juta. Tapi hari ini masih berkembang dan kemungkinan bisa bertambah lagi,” kata Ketua Pelaksana Bulan Dana PMI Nanang Saefudin saat evaluasi Bulan Dana PMI di Puri Kayana, Senin, 22 Januari 2024.
Nanang menuturkan, anggaran yang terkumpul tersebut harus dikelola dengan baik oleh PMI Kota Serang untuk keperluan kemanusiaan dan kebencanaan.
“Saya titip anggaran ini dapat dikelola dengan baik. Bahkan nanti kita bersinergi dengan pemerintah daerah, karena banyak pekerjaan yang beririsan pemerintah daerah dengan PMI,” tuturnya.
Nanang mengatakan, Bulan dana PMI ini dikumpulkan dari sumbangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, pegawai bank dan masyarakat umum yang ingin secara sukarela menyumbangkan uangnya untuk keperluan kemanusiaan.
“Terkait dengan tujuan dari bulan dana ini mengumpulkan dari semua masyarakat Kota Serang beserta dengan intansi pertikal ada dari kepolisian, Kodim, Kejaksaan dan dari pelajar, rumah sakit, dan Bank semuanya,” katanya.
Tidak hanya itu, lanjut Nanang, anggaran yang sudah terkumpul itu akan difokuskan untuk penanganan stunting dan ketersediaan darah di Kota Serang.
“Tapi tujunya yaitu untuk kemanusiaan misalnya stunting, karena Kota Serang masih relatif masih lumayan nanti kita akan gawe bareng dan apa yang nantinya akan dilakukan oleh PMI. Contoh mislanya ketersediaan darah dan ini sangat penting bagi masyarakat Kota Serang,” ujarnya.
Sementara itu, Deni Arisandi Ketua Harian Bulan Dana PMI Kota Serang mengatakan,
bulan dana ini sering dilakukan oleh semua PMI se-Indonesia untuk kepentingan kemanusiaan.
“Kami melaksankan ini sudah lebih tujuh tahun yang lalu. Nah, tahun 2023 kami bersama pemerintah Kota Serang melaksankan bulan dana PMI dari 23 oktober sampai dengan 23 Januari,” katanya.
Terkait target, kata Deni, pihaknya hanya mampu mengumpulkan 23 persen secara keseluruhan. Karena ada beberapa hambatan alam yang membuat perekonomian masyarakat menurun.
“Kita panitia kemarin baru mendapat Rp 220 juta baru 23 persen dari target Rp1 miliar. Nantinya akan diperuntukan untuk kemanusiaan. Mislanya bantuan bencana, tanggap bencana, untuk bantuan pendidikan para relawan pokonya hal hal yang bersifat kemanusiaan termasuk stunting,” ujarnya.
Deni mengatakan program bulan dana PMI akan menjadi kegiatan rutin dan prioritas di Pemkot Serang.
“Jadi nanti terkait distribusi dananya akan disalurkan melalui perencanaan yang prioritas. Itu akan kita rapatkan teknis penyalurannya dan pendistribusiannya,” katanya.(Red/Misbah)







