Home / Daerah

Senin, 25 Maret 2024 - 13:21 WIB

Tingkatkan Mutu Produk Kesehatan Masyarakat, Dinkes Banten Berikan Penyuluhan kepada Pelaku PKRT

BagusNews.Co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten kembali memberikan penyuluhan kepada Perusahaan Rumah Tangga (PRT) alat kesehatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (Alkes PKRT). Hal itu dilakukan guna meningkatkan mutu produk kesehatan dan aman digunakan masyarakat.

Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, peningkatan mutu produk kesehatan sangat penting, khususnya dalam melindungi masyarakat dari peredaran produk PKRT yang tak memenuhi syarat mutu dan keamanan. Untuk itu, pihaknya meminta pelaku usaha kesehatan untuk mematuhi kaidah Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik (CPPKRTB).

“CPPKRTB merupakan pedoman yang digunakan dalam rangkaian kegiatan pembuatan perbekalan kesehatan rumah tangga dan pengendalian mutu yang bertujuan untuk menjamin agar produk perbekalan kesehatan rumah tangga yang diproduksi,” kata Ati dalam kegiatan penyuluhan PRT PKRT di Aula Dinkes Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (8/3/2024).

Baca Juga :  Ini Trik Penyehatan Air dari Dinkes Banten dalam Mencegah Stunting

Untuk itu, lanjut Ati, pihaknya mengajak pelaku usaha PRT Alkes PKRT untuk tetap mematuhi aturan yang ada, khususnya terkait kaidah CPPKRTB.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pembekalan kepada pelaku usaha PRT-Alkes PKRT agar di dalam aktivitas memproduksi alkes maupun PKRT sesuai dengan kaidah CPPKRTB. Selain itu juga mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu dan bermanfaat,” kata Ati.

Lebih lanjut, Ati juga meminta para pelaku usaha perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Gali informasi terkait regulasi dan menyiapkam sarana dan prasarana agar produk yang dihasilakn memenuhi standar,” ujarnya.

Disisi lain, lanjut Ati, terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko, membuat pelaku UMKM dapat lebih mudah dalam menerbiykan perizinan usaha.

Baca Juga :  Tekan Angka Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular, Dinkes Banten Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

“Pengelompokan usaha berdasarkan KBLI dan risiko dari usaha tersebut otomatis terverifikasi di aisten OSS. Sehingga dalam melakukan usaja sesuai KBLI usaha (20231) hanya memerlukan NIB,” ucapnya.

Meski begitu, Ati menegaskan, dalam mengedarkan produk PKRT dan alkes perlu adanya izin edar.

“Harus mendaftar dulu supaya punya nomor izin edar atau kode edar. Kalau belum tidak bisa mengedarkan (produk tersebut),” tegasnya.

Ati berharap, melalui kegiatan ini para prlaku usaha PKRT Alkes di Banten dapat mendapatkan desksripsi terkait apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana menghasilkan produk kesehatan yang bermutu dan aman digunakan masyarakat.

“Melalui penyuluhan ini Dinkes memastiakn bahwa sarana produksi pelaku usaha sudah sesuai dengan kaidah CPPKRTB, dan lingkungan produksi yang bersih sehingga produk yang dihasilkan juga bermutu,” katanya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar Akan Mengambil Langkah Setelah Hasil Lab Kasus Suspect Cacar Monyet di Cilegon

Daerah

Upaya Pengendalian Inflasi Panganan, BI Banten dan TPID Provinsi Banten Gelar Pasar Murah

Daerah

Bela Nasib Sekolah Swasta, Fitron Nur Ikhsan: Lebih Baik Bubarkan KCD Pendidikan

Daerah

PLN Sukses Konversi 1.000 Kompor LPG ke Kompor Induksi

Daerah

Layani Pemudik 24 Jam, BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik 2026 di 8 Titik Strategis

Daerah

Setiap Selasa dan Kamis, Pegawai Pemkot Serang Wajib Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Daerah

Jelang PSU Pilkada Kabupaten Serang, Golkar Serukan Pemilihan yang Adil dan Jujur

Daerah

Sopir Pickup Meninggal Dunia Saat Mengemudi di Jalan Raya Tambak-Pamarayan