Home / Daerah

Senin, 13 Mei 2024 - 21:42 WIB

Cilegon Rawan Bencana, FPRB Lebakgede dan PT IRT Gelar Simulasi Tanggap Bencana 

BagusNews.Co- Bencana bisa datang kapan saja, karena itu kesiapsiagaan terhadap bencana menjadi penting dimiliki seluruh lapisan masyarakat.

Pengetahuan yang cukup juga dibutuhkan untuk meminimalkan kerugian yang ditimbulkan dari sebuah bencana alam maupun non-alam.

Atas alasan itulah, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon bekerja sama dengan PT Indo Raya Tenaga (IRT) menggelar simulasi kesiapsiagaan bencana dan gempa dan tsunami, akhir pekan lalu.

Simulasi tanggap bencana diikuti ratusan warga dan pelajar, dengan skenario sedang terjadi gempa yang memunculkan potensi tsunami di pesisir Lebakgede.

Informasi bencana itu dengan cepat disampaikan FPRB Lebakgede ke masyarakat melalui pengurus RT dan RW. Dalam simulasi, saat bencana terdeteksi, alat sirene dan kentongan langsung berbunyi.

Dalam agenda ini, warga yang sedang beraktivitas di luar rumah dan dalam rumah, tampak langsung berlarian menuju pada wilayah ketinggian yang menjadi titik evakuasi.

Baca Juga :  Atasi Permasalahan Lingkungan, Zakiyah-Najib Gelar Aksi Bersih Sampah di Cikande

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua RT 04/05 Cipala, Nurbakti mengatakan, simulasi tanggap bencana gempa dan tsunami merupakan upaya untuk mengedukasi masyarakat, agar mengetahui langkah penyelamatan diri saat situasi bencana.

“Dengan demikian jika terjadi bencana sungguhan maka masyarakat bisa melakukan tindakan, seperti bentuk menyelamatkan diri masing-masing,” kata Nurbakti dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Senin, 13 Mei 2024.

Salah satu warga yang ikut simulasi tanggap bencana, Darda Nela mengaku memperoleh pengetahuan baru dari kegiatan simulasi tersebut.

Guru PAUD tersebut sangat ingin berbagi pengetahuan ini dengan para siswa PAUD dan orang tuanya.

“Saya senang karena jadi mengetahui langkah yang benar ketika terjadi bencana. Terima kasih juga pihak industri yang sudah memfasilitasi dan men-support kegiatan untuk kepentingan masyarakat ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Jadi Biang Kerok Banjir di Kasemen, Wakil Walikota Serang Bersih-bersih Kali Mati Kroya

Sementara itu, Humas PT IRT, Reza mengatakan, simulasi tanggap bencana ini sangat penting dilakukan, karena masyarakat Lebakgede, baik itu karyawan pabrik, petani, dan anak-anak sekolah harus disiapkan menjadi masyarakat yang tangguh menghadapi bencana alam seperti gempa maupun tsunami.

“Kalau dilihat kegiatan simulasi, antusias warga cukup tinggu dan semangat dalam proses simulasi dari awal sampai akhir,” ungkapnya.

Selain PT Indo Raya Tenaga yang merupakan manajemen PLTU berteknologi maju dan ramah lingkungan Jawa 9&10, kegiatan simulasi ini turut melibatkan pihak Kecamatan Pulomerak, Polsek Pulomerak, Koramil Pulomerak, Puskemas Pulomerak, BPBD Kota Cilegon, dan PMI Kota Cilegon. (Red/Ris)

Share :

Baca Juga

Daerah

Lantik Pimpinan Dua BUMD Kabupaten Tangerang, Maesyal Singgung Kontribusi Perseroda ke PAD

Daerah

Pj Walikota Serang Ingatkan ASN Harus Netral di Pilkada 2024

Daerah

Lepas Kontingen Banten Pornas Korpri 2025, Ini Pesan Andra Soni

Daerah

Bupati Serang dan Gubernur Banten Kunjungi Kopdes Merah Putih Desa Ranjeng

Daerah

Hadapi Era AI dan Robotik, Wagub Banten Ajak Buruh Tingkatkan Kompetensi

Daerah

Virgojanti Sebut Penguatan Pengelolaan BMD Penyelemat Aset Daerah

Daerah

Hari Kedua Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Ciujung, Korban Belum Ditemukan

Daerah

Ketua DPW PERPAM Banten: Polri Harus Tetap Langsung di Bawah Presiden