Home / Daerah / Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:39 WIB

Kebutuhan Masih Tinggi, Kota Serang Optimalkan Budidaya Bawang Merah di Kasemen

BagusNews.Co – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang Sony August menyebutkan, lahan pertanian bawang merah milik Pemerintah Kota Serang yang berada di Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, itu belum bisa memenuhi secara maksimal kebutuhan masyarakat Kota Serang.

“Jadi kami saat ini masih melakukan demplot atau penyuluhan pertanian ke petani di sektor bawang dan cabai. Karena dua komoditas itu sempat menyumbang kenaikan inflasi di Kota Serang, tapi mudah-mudahan hari liburnya tidak terlalu panjang sebelum Idul Fitri tidak terjadi lagi,” ujar Sony August, Rabu, 15 Mei 2024.

Sony mengaku, meskipun Kota Serang sudah memiliki lahan untuk menanam bawang, hal itu dinilai hanya membantu sedikit saja dan tidak terlalu berdampak secara signifikan terhadap tingkat kebutuhan masyarakat dan juga belum bisa menurunkan inflasi secara maksimal.

Baca Juga :  Tingkatkan Hasil Produksi Petani dan Nelayan, Pemkot Serang Gelar Agribisnis

“Membantu, cuma memang belum maksimal secara signifikan untuk membantu menurunkan inflasi,” ungkapnya.

Sony mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Serang masih mengandalkan bantuan dari Bank Indonesia (BI) untuk memenuhi kebutuhan bawang dan cabai bagi masyarakat Kota Serang.

“Waktu kemarin sih itu masih dalam posisi bantuan dari BI dan segala macam kondisinya,” katanya.

Menurut Sony, pertanian bawang maupun cabai sangat membutuhkan biaya yang cukup besar dan mahal. Tambah lagi dua komoditas itu juga rentan untuk diserang hama atau penyakit.

“Tidak bisa dimungkiri produksi bawang dan cabai itu sebetulnya membutukan biaya yang cukup besar. Misalnya di hama dan segala macamnya itu cukup rentan untuk bawang dan cabai,” bebernya.

Baca Juga :  Pemkot Cilegon Akselerasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Kelurahan

Sony menuturkan, saat ini Kota Serang memiliki luas lahan pertanian yang bisa digunakan seluas 376 hektare yang berada di Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen.

“Jadi meskipun luas lahannya 276 hektare, akan tetapi yang digunakan untuk tanaman bawang itu hanya 10 persen dari luas lahan yang dimiliki,” tuturnya.

Terkahir, Sony mengatakan, saat ini Kota Serang baru mampu menghasilkan pertanian di sektor bawang sekitar 5-6 ton per bulannya. Angka tersebut juga masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Serang.

“Memang belum bisa mencukupi kebutuhan kita. Tapi ke depan mudah-mudahan ini bisa kita maksimalkan dari jumlah kebutuhan bawang merah yang dibutuhkan masyarakat sekitar 44,70 ton dalam satu bulan,” tutupnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Kabupaten Serang: Penguasaan Teknologi Modal Dasar Indonesia Emas 2045

Daerah

Dindikbud Banten Pastikan Tak Ada Guru Honorer SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten yang Tak Dibayar

Daerah

Orang Muda Ganjar Gelar Kajian dan Ajak Milenial Lebih Peduli Kejahatan Seksual

Daerah

Al Muktabar Lepas 22 Bus Program Mudik Gratis 2024 Provinsi Banten

Daerah

Harga Daging Ayam Melonjak, Pembeli Harapkan Kebijakan Pemerintah

Daerah

Hari Otda Ke-30: Tangsel Perkuat Sinergi Pusat dan Transformasi Layanan Publik

Daerah

Bawaslu Kabupaten Serang Dorong Peserta Pemilu Daftarkan Akun Medsos Tim Kampanye

Daerah

Bupati Serang Imbau OPD Lakukan Efektivitas Anggaran