Home / Nasional

Rabu, 1 Maret 2023 - 21:09 WIB

Kemendagri Serahkan Laporan Keuangan Tahun 2022 kepada BPK, Termasuk Laporan Hibah Rp155 Miliar

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerahkan Laporan Keuangan Tahun 2022 kepada Badan Pemeriksa Keuangan | Istimewa

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerahkan Laporan Keuangan Tahun 2022 kepada Badan Pemeriksa Keuangan | Istimewa

BagusNews.Co – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerahkan Laporan Keuangan Tahun 2022 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan itu dipimpin langsung Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro di Kantor BPK RI, Jakarta.

Dalam sambutannya, Suhajar mengatakan, Laporan Keuangan Kemendagri Tahun 2022 merupakan penggabungan laporan keuangan 11 unit eselon I, yang disusun berdasarkan penggabungan laporan keuangan satuan kerja (satker) yang berada di bawah kewenangannya.

Adapun jumlah satker Kemendagri yang mengelola Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada tahun 2022 sebanyak 156 satker. Jumlah itu terdiri dari 13 satker kantor pusat, 15 satker kantor daerah, 126 satker dekonsentrasi, dan 2 satker tugas pembantuan.

Suhajar mengungkapkan, laporan tersebut menyajikan sejumlah informasi. Hal itu di antaranya informasi realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 31 Desember 2022 sebesar Rp88,02 miliar atau 128,16 persen, dari estimasi pendapatan sebesar Rp68,68 miliar. Kemudian informasi realisasi belanja negara hingga 31 Desember 2022 sebesar Rp3,20 triliun atau 99,11 persen dari pagu sebesar Rp3,22 triliun.

Baca Juga :  Hadapi Revolusi Industri 4.0, ASN Diminta Bekerja Lebih Lincah

Kemudian informasi neraca per 31 Desember 2022 yang menyajikan aset sebesar Rp15,87 triliun, kewajiban sebesar Rp35,70 miliar, dan ekuitas sebesar Rp15,83 triliun.

Informasi lainnya mengenai Laporan Operasional (LO) untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 menyajikan perhitungan Pendapatan-LO sebesar Rp74,54 miliar dikurangi dengan beban sebesar Rp3,35 triliun, serta ditambah Surplus-LO dari kegiatan non-operasional sebesar Rp13,59 miliar. Dengan demikian, diperoleh Defisit-LO sebesar Rp3,26 triliun.

“Kemudian Laporan Perubahan Ekuitas untuk periode yang berakhir 31 Desember 2022 menyajikan informasi perubahan ekuitas selama periode pelaporan sehingga Ekuitas Akhir menjadi sebesar Rp15,83 triliun,” kata Suhajar dalam rilis Puspen Kemendagri yang diterima BagusNews.Co, Rabu, 1 Maret 2023.

Baca Juga :  Ketua Watimpres Lakukan Uji Coba Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Kota Tangerang

Suhajar menambahkan, Laporan Keuangan Kemendagri Tahun 2022 yang diserahkan ke BPK, sudah mencakup laporan penyajian hibah langsung dalam bentuk uang, barang, dan jasa yang diterima sebesar Rp155,29 miliar.

*Atas nama Kemendagri, kami membuka diri seluas-luasnya kepada BPK RI untuk melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kemendagri Tahun 2022. Dengan begitu, BPK RI dapat mengoreksi, memberi saran, dan masukan dalam rangka penyempurnaan laporan keuangan,” tuturnya.

Diakhir keterangannya, Suhajar memastikan laporan keuangan Kemendagri tersebut juga menyajikan pengelolaan anggaran yang bersumber dari pinjaman luar negeri yang terealisasi hingga 31 Desember 2022 sebesar Rp207,56 miliar dengan pagu belanja sebesar Rp211,71 miliar atau 98,04 persen dari pagu belanja.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBN di lingkungan Kementerian Dalam Negeri tahun 2022, semua anggaran kami laporkan sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Suhajar. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPP PDI Perjuangan tunjuk Bonnie Triyana sebagai LO Pilkada 2024 di Banten dan Aceh

Nasional

Safari Ramadan di Banten, AHY Ziarah ke Makam Pendiri Tangerang

Nasional

Sukseskan Pemilu Serentak 2024, BPSDM Kemendagri Gelar Seminar Peningkatan Kualitas Data Kependudukan

Nasional

Mulyanto Dorong Presiden Jokowi Lakukan Evaluasi Keberadaan BRIN

Daerah

Gelar Konsolidasi Akbar, PDIP Banten Optimis Menangkan Ganjar Pranowo di Tanah Jawara

Nasional

Wapres Bertolak ke Uzbekistan Bawa Misi Peningkatan Kerja Sama Bilateral

Daerah

Haul Ke-55 Bung Karno, Budayawan Tosriyadi Jamal: Pancasila Bukan Slogan

Daerah

PLN: Tidak Ada Penghapusan atau Pengalihan Pelanggan Daya 450 VA