Home / Daerah / Nasional / Politik

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:25 WIB

Sarankan Jokowi Jadi Ketum Partai, Projo Banten: Boleh Golkar atau PAN

Ketua Projo Zulhamedi Syamsi saat berkampanye dengan Jokowi

Ketua Projo Zulhamedi Syamsi saat berkampanye dengan Jokowi

BagusNews.Co- Projo Banten berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berhenti dari dunia politik di Indonesia walau sudah tidak menjabat presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang.

Bagi Projo sebagai Relawan Jokowi pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 yang kini menjadi ormas, saran dan pendapat Jokowi masih sangat dibutuhkan Indonesia dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kiprah Jokowi selama 2 periode ini membuktikan kapasitas Jokowi luar biasa. Indonesia kembali menjadi salah satu negara yang paling diperhitungkan dunia. Prestasi yang hanya bisa diimbangi oleh Soekarno. Jadi sungguh sayang kalau kemudian Jokowi berhenti dari dunia politik setelah bukan presiden. Saran dan pendapatnya, masih sangat dibutuhkan,” kata Ketua Projo Banten Zulhamedi Syamsi, Rabu, 15 Mei 2024.

Baca Juga :  Dapat Restu PKB Untuk Maju di Pilkada Kabupaten Serang, Andika : Ini Menjadi Kekuatan Khusus Untuk Menang

Menurut Zulhamedi, ke depan Jokowi dapat menjadi Bapak Bangsa atau Ketua Umum (Ketum) Partai Politik (Parpol). Tapi lebih baik Jokowi jadi Ketum Parpol.

“Bapak Bangsa itu mewakili seluruh rakyat Indonesia. Tidak mewakili satu atau dua kelompok saja. Jokowi bisa berdiri untuk kebaikan seluruh rakyat. Sayangnya, pengaruh Bapak Bangsa terhadap jalannya pemerintahan tidak sehebat statusnya. Bahkan di suatu titik, Bapak Bangsa bisa berseberangan dengan pemerintah. Ini yang tidak boleh terjadi. Karena yang meng-endorse Prabowo, kan Pak Jokowi,” papar Zulhamedi.

Sehingga jalan terbaik adalah menjadi Ketum Parpol. Tentunya Ketum Parpol anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM). Menututnya, Ketum Parpol punya pengaruh yang signifikan terhadap pemerintah. Karena secara resmi, Ketum Parpol punya kader-kader jadi anggota DPR dan DPRD yang merupakan bagian dari pemerintah itu sendiri. Selain itu, tentu ada juga kader yang jadi menteri.

Baca Juga :  Relawan Jokowi Terbelah, Projo Banten Dukung Airin, Projo Lebak dan Tangerang Dukung Andra Soni

“Kalau di PSI, enggaklah. Sudah ada Kaesang di sana. Di Golkar atau PAN juga boleh. Golkar itu kan partai besar dan berpengalaman. Di KIM itu, partainya keren-keren. Ada PAN, Gerindra dan Golkar. Ketiganya juga baik,” ungkap Zulhamedi.

Dengan menjadi Ketum Parpol KIM, Jokowi bisa langsung berinteraksi dengan presiden untuk memberikan saran dan pendapat.

“Ketum Parpol juga punya kewenangan untuk memerintahkan kader-kadernya di DPR dan DPRD untuk mendukung kebijakan pemerintah,” pungkas Zulhamedi. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Swasembada Pangan, Forkopimda Kabupaten Tangerang Tanam Jagung Hibrida di Ranca Iyuh

Daerah

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Andra Soni–Dimyati, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi

Daerah

Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, PDIP Kota Serang Minta Kader Banteng Tancap Gas

Daerah

Siltap Perangkat Desa Kabupaten Serang Bakal Dibayarkan Akhir Desember Ini

Daerah

Dishub Kabupaten Serang Pastikan Aksesibilitas di Tiga Pulau Terluar Tak Ada Masalah

Daerah

UMP 6,4 Persen Jadi Tolak Ukur Kenaikan UMK di Kabupaten Kota di Banten

Daerah

Tingkatkan Layanan Publik, Pemkot Cilegon Dorong Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Daerah

Bawa 3 Kg Sabu, Polda Banten Ringkus 4 Tersangka di Merak