Home / Daerah / Pendidikan

Rabu, 3 Mei 2023 - 18:15 WIB

Tingkatkan Angka Partisipasi Sekolah, Dindikbud Banten Gandeng Ponpes

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani saat peringatan Hadiknas

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani saat peringatan Hadiknas

BagusNews.Co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten berupaya meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS) di jenjang SMA dan SMK di Provinsi Banten. Salah satunya menggandeng pondok pesantren (ponpes) dan sekolah non formal lainnya.

Upaya itu untuk mengejar ketertinggalan APS di Banten yang saat ini masih berada di angka 68,94 persen, atau terpaut kurang lebih 3 persen dari rata-rata APS nasional yaitu sebesar 73,09 persen.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Tabrani mengatakan, pihaknya akan menggandeng ponpes dan pendidikan non formal lainnya dalam meningkatakan APS di Banten.

“Kita mengajak semua, terutama pendidikan non formal atau pondok pesantren agar anak-anak usia SMA dan SMK mau mengikuti pendidikan formal SMA dan SMK,” kata Tabrani usai menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 di halaman Upacara Setda Pemprov Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (2/5/2023).

Baca Juga :  Pemkot Serang Anggarkan Rp550 Juta Untuk Sewa Rumah Dinas Kepala Daerah

Menurut Tabrani, Hardiknas juga jadi momentum bagi Dindikbud untuk mengejar ketertinggalan APS di Banten.

“Ada ketertinggalan yang harus kita kejar yaitu angka partisipasi sekolah di Banten yang beberapa hal masih di bawah rata-rata nasional, dan mudah-mudahan di 2023 ini bisa kita kejar. Margin nya di Banten itu 69,73 dan nasional itu 73,09 berapa yang ngga hafal. Artinya masih ada selisih margin sekitar 3 persen yang harus kita susul,” kata Tabrani.

Sementara, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, pihaknya akan terus melakukan berbagai kebijakan agar partisipasi sekolah di Banten meningkat.

“Untuk kewenangan Provinsi untuk SMA/SMK terus kita galakan dengan kita membuat unit sekolah baru dan ruang kelas baru terus kita tingkatkan,” kata Muktabar.

Baca Juga :  PPDB Rawan Kecurangan, Ombudsman Banten Buka Posko Pengaduan

Menurut Muktabar, proses pembelajaran ke depan harus dapat dilakukan secara hybrid guna meningkatkan cakupan jumlah siswa.

“Mudah-mudahan nanti kita bisa mengkomplementer proses pembelajaran dengan hiybrid, sehingga nanti bisa meningkatkan cakupan jumlah siswa yang terakses ke pendidikan di SMA SMK, dan SKH,” katanya.

Terlebih, lanjut Muktabar, ada ribuan pesantren serta sekolah yang berstruktur agama dari Kementerian Agama secara fasilitas pendidikan dapat meningkatkan SDM.

“Secara keseluruhan bahwa kita terus hadir dalam rangka meningkatkan SDM termasuk juga peran serta masyarakat,” tuturnya.

“Sekolah-sekolah swasta juga terus meningkat sesuai dengan pilihan publik bahkan banyak publik yang dengan harapan tertentu mereka memilih sekolah di swasta,” sambungnya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Merajut Kebersamaan, Ketua Fraksi Gerindra Kota Serang Gelar Halalbihalal

Daerah

30 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Majasari Swadaya Bangun Jalan Rusak

Daerah

Nasib Ribuan Guru PPPK Paruh Waktu: Pemkab Serang Janjikan Insentif Bukan Gaji

Daerah

Banyak Kabel Semrawut, Warga Minta Pemkot Serang Tata Kerapihan Kota

Daerah

Ingin Mengabdi kepada Daerah, Alumni CMBBS Siap Bantu Pelajar Kota Serang Masuk Kampus Dalam dan Luar Negeri

Daerah

Perkuat Nilai Kepemimpinan, Ratu Rachmatuzakiyah Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Daerah

Pemkot Serang Desak BPJT Terowongan Saluran Air di Perumahan BAP 1 Minta Diperlebar

Daerah

Pengamat Soroti Janji Politik Bupati Serang Tangani Sampah