Home / Daerah

Jumat, 24 November 2023 - 19:11 WIB

Dinkes Kota Serang Ungkap Prilaku Hidup Sehat dan Bersih Berperan Terhadap Kasus Gizi Buruk

BagusNews.Co – Dinas Kesehatan (Dinkes) mengakui masih banyak warga Kota Serang yang belum bebas buang air besar sembarangan atau kerap dikatakan dolbon.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Ahmad Hasanuddin mengatakan, perilaku hidup sehat di kalangan masyarakat Kota Serang masih belum maksimal, lantaran belum bebas buang air besar sembarangan.

“Untuk perilaku hidup bersih dan sehat di Kota Serang sebenarnya sudah diberlakukan, tapi kalau ditanya maksimal atau belum, sudah jelas belum maksimal,” katanya, Jum’at 24 November 2023

Ia juga mengakui, bahwa yang paling mendominasi, yakni perilaku buang air besar sembarangan atau dolbon di Kota Serang berada di Kecamatan Kasemen.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Melonjak, Pembeli Harapkan Kebijakan Pemerintah

“Daerah situ masih banyak yang buang air besar sembarangan, meskipun Dinas kesehatan Kota Serang sudah melakukan berbagai program untuk bebas buang air besar sembarangan. Makanya saya akan konsentrasi ke daerah utara Kasemen,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, salah satu program yang dilakukan oleh Dinkes Kota Serang, yaitu dengan cara memberikan air bersih melalui program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas).

“Mulai dari suplay air bersih melalui program Pamsimas. Contoh di wilayah Cipocok itu sudah free, kita bekerjasama dengan pihak-pihak luar untuk menanggulangi,” ucapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengklaim, perilaku buruk buang air besar sembarangan di Kota Serang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun dirinya tidak memberikan data jelas dalam berbentuk angka maupun persentase.

Baca Juga :  Pemkab Serang Tingkatkan Komitmen Cegah Korupsi dan Pungli

“Sebenarnya data prilaku buruk buang air besar sembarangan di Kota Serang menurun tahun ini, jika dibanding tahun sebelumnya,” akunya.

Selanjutnya, ia juga menyinggung bahwa perilaku tidak sehat seperti buang air sembarangan menjadi salah satu faktor meningkatnya angka gizi buruk di Kota Serang.

“Contoh orang yang buang air besar sembarangan memiliki penyakit cacingan. Kemudian telur cacing hasil buang air besar sembarangan berterbangan dan menempel pada makanan atau menempel pada kulit anak yang tengah bermain di tanah, maka akan mengakibatkan penyakit cacingan,” pungkasnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Legislatif Dukung Pemkot Serang Normalisasi Kanal Banten Lama Atasi Banjir

Daerah

Ada Mal Pelayanan Publik, Warga Kota Serang Urus KTP hingga Bayar Pajak Makin Mudah

Daerah

Gelar Rakor Penanganan Banjir Serang, Gubernur Andra Soni Tekankan Kolaborasi Lintas Kewenangan dan Aksi Cepat

Daerah

Jalan Rusak di Pandeglang Rawan Kecelakaan, Warga: Rujuk Ibu Hamil Bisa Terlambat!

Daerah

Satu Tahun Kinerja Pj Gubernur Banten, GMNI Beri Rapot Merah

Daerah

Pemprov Banten Optimalkan Pemanfaatan Aset Hibah dari Kemenkeu Untuk Pelayanan Publik

Daerah

Dispora Banten Dukung Ekosistem Wirausaha Mahasiswa di FKIP Untirta

Daerah

Gelar Seminar Peringati Hari Air Dunia ke 30 Tahun 2022, DPUPR Banten Ajak Semua Pihak Mengelola Sumber Daya Air