BagusNews.Co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat terdapat 54 orang warga Kota Serang yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Hasan mengataka, kasus DBD tersebut di pengaruhi oleh musim hujan.
“Jadi untuk DBD ada 54 orang, saat ini sedangkan mendapatkan perawatan penyembuhan di RSUD Kota Serang,” katanya, Senin, 26 Februari 2024.
Agar korban tidak semakin bertambah, kata Hasan, pihaknya sudah intruksikan kepada jajaran Puskesmas yang ada di Kota Serang untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah pemberantasan jentik nyamuk malaria atau Aedes Aegypti yang menyebabkan DBD.
“Jadi caranya bisa dengan mengubur wadah-wadah bekas yang berpotensi terjadinya genangan air, atau bisa juga dengan cara abatisasi yakni pemberian serbuk abate di tempat-tempat yang digenangi air, seperti bak mandi, wadah penampungan air, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Selanjutnya, Hasan menyampaikan, jika hal itu tidak dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan jumlah pasien DBD di Kota Serang akan terus meningkat.
Oleh sebab itu, kata Hasan, pentingnya masyarakat untuk melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), agar kasus DBD bisa dicegah.
“Nah, dengan cara seperti itu jauh lebih efektif ketimbang harus melakukan fogging atau pengasapan di tengah pemukiman warga,” ucapnya.
“Jadi sekali lagi fogging bukan satu-satunya cara untuk memberantas jentik nyamuk,” tambah Hasan.
Hasan menuturkan, meskipun pasien penderita DBD di Kota Serang jumlahnya sudah mencapai puluhan, akan tetapi pihaknya hingga saat ini belum menetapkan status apapun terhadap kasus tersebut di Kota Serang.
“Yang jelas kami belum menetapkan statusnya,” pungkasnya.(Red/Misbah)







