Home / Daerah / Pendidikan

Senin, 20 Mei 2024 - 17:18 WIB

Semarak Harbukfes, Dahnil Anzar: Pertahanan Budaya Indonesia Masih Lemah

BagusNews.Co- Penulis buku ‘Politik Pertahanan’ dan pernah menjadi akademisi Untirta, Dahnil Anzar turut memeriahkan kegiatan Harbukfes 2024 di Kampus Untirta, akhir pekan lalu.

Pada perspektifnya sebagai penulis, ia mengatakan bahwa politik pertahanan juga meliputi soal pertahanan budaya.

Ia mencontohkan Korea Selatan yang mampu membangun kolonialisasi budaya dimulai dari sisi makanan, film, sampai mampu menyihir ‘style’ anak muda Indonesia.

“Saat ini standar kegantengan itu dipengaruhi oleh gaya dari orang Korea, dimana yang lebih glowing atau lebih putih itu kulitnya dia lebih ganteng,” kata Dahnil saat jadi narasumber pada diskusi hari kelima Harbukfes, di Laboratorium Terpadu, Kampus Untirta, Sindangsari, Kabupaten Serang, Jumat, 17 Mei 2024.

Baca Juga :  Andra Soni Lepas Keberangkatan Perdana Transjabodetabek Rute Blok M – Alam Sutera

“Perspektifnya begitu. Padahal di satu kebudayaan lain mungkin yang lebih ganteng itu adalah lelaki yang gondrong. Ganteng itu Relatif dan tergantung dari perspektif kebudayaan,” tuturnya.

Menurut Dahnil, ini menjadi titik kelemahan Indonesia dalam pertahanan kebudayaan. Misal soal gastronomi atau kuliner, ia menjabarkan banyak ‘food vlogger’ yang sama sekali tidak berbicara soal budaya dan sejarahnya.

“Kita bicara soal pada kuliner. Misal ketika bicara soal sejarahnya banyak konten yang tidak berkonten, bukan seperti Bondan Winarno yang konten memang berkonten. Kita bicara tentang rabeg, misalnya, itu ada pemahaman kebudayaan juga sejarahnya dan kita punya banyak soal ini sebenarnya,” jelas Dahnil.

Baca Juga :  Lepas Peserta KKM Untirta, Rektor Minta Mahasiswa Identifikasi dan Kembangkan Potensi Desa

Di akhir paparannya, Dahnil mengapresiasi panitia Harbukfes 2024.

“Saya apresiasi kepada sahabat saya, Kang Firman, dan Kang Andi Suhud dalam pergerakannya di dunia literasi yang berjuang di kebudayaan ini melalui jalan sepi literasi. Insya Allah jalan ini bisa membawa kita masuk surga. Ini memang jalan sepi dan jika Banten atau negeri ini ingin bangkit ya literasi ini harus terus dihidupkan. Jangan menyerah,” ujarnya. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hibahkan Lahan ke Pemkab Serang, Warga Pamarayan Idamkan Pembangunan Alun-Alun dan Masjid Agung

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, Buruh di Kota Serang Dukung Penuh Investasi

Daerah

Lantik 72 Kepala Sekolah dan 1 Pengawas Sekolah, Ini Pesan Al Muktabar 

Daerah

Pemkab Tangerang Lepas 3.000 Peserta Mudik Gratis 2026 ke Jawa dan Sumatera

Daerah

PWI Pandeglang Kecam Pengeroyokan Wartawan di Kabupaten Serang

Daerah

Pemprov Banten Luncurkan Manajemen Talenta ASN

Daerah

Rina dan Eni Resmi Diterima di SMP Negeri 4 Pandeglang

Pendidikan

Pj Gubernur Al Muktabar Luncurkan PPDB SMAN/SMKN dan SKhN Provinsi Banten Tahun Ajaran 2023/2024