Tangani Stunting, Diskominfosatik Kabupaten Serang Gelar Pembinaan KIM
BagusNews.Co — Dalam rangka menurunkan angka stunting di Kabupaten Serang, Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) menggelar Pembinaan dan Pemberdayaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (Kabid KIP) Diskominfosatik Kabupaten Serang Ahmad Jajuli mengatakan Pembinaan dan Pemberdayaan KIM diikuti mulai dari tingkat kecamatan hingga desa untuk pencegahan anak mengidap stunting.
“Kegiatan pembinaan difasilitasi oleh Diskominfo SP Banten karena provinsi punya agenda pembinaan KIM. Melalui Kabupaten Serang ini mengundang beberapa KIM tujuannya terkait dengan penurunan stunting. Tadi sudah diskusi Bersama, teman-teman KIM sangat tertarik,” ujarnya, Selasa, 27 Agustus 2024.
Lebih lanjut, Jajuli mengatakan, tidak 100 persen KIM bertugas untuk melakukan pencegahan stunting karena bukan tim kesehatan, kedua memang dia berlatar belakang sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Serang tentang pembentukan KIM hanya orang-orang yang dianggap penggiat atau aktif di media sosial (medsos).
“Karena memang tujuannya informasi. Jadi apa pun tidak terkait stunting saja, kebetulan temanya stunting jadi memang kita menitip pesan kepada teman-teman untuk sama-sama menginformasikan tentang stunting ke masyarakat di desa,” katanya.
Meski begitu, sambung Jajuli, apapun yang diinformasikan oleh Pemkab Serang, KIM bisa menginformasikan kembali ke masyarakat di tingkat desa. Sesuai dengan ketentuan, KIM menjadi corong informasi dari Diskominfosatik Kabupaten Serang karena KIM adalah perwakilan Kominfo di tingkat kecamatan dan desa.
“Tentunya apa yang menjadi fungsi kominfo itu dibantu dan diterapkan oleh KIM tingkat desa dan kecamatan,” terangnya.
Jajuli menegaskan, peran KIM bersifat aktif dalam memberikan informasi dan banyak feedback KIM mengunggah kembali berita-berita yang ada di KIM melalui media sosial mereka.
“Mereka pun menginformasikan ke Pemda Serang dalam hal ini ke kominfo terkait dengan kegiatan-kegiatan yang ada di desa dan kecamatan masing-masing,” tuturnya.
Berdasarkan hasil kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Serang, pada 2019 angka stunting masih tinggi, yakni 37 persen dan turun menjadi 26,2 persen pada 2022. Untuk tahun 2023 kembali mengalami penurunan menjadi 23,9 persen.
Turut hadir dan membuka Pembinaan dan Pemberdayaan KIM dalam rangka penurunan stunting di Kabupaten Serang dari Diskominfo SP Banten Mansur. Adapun sebagai narasumber menghadirkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, dokter Enik Utmawati, dan akademisi dari Untirta Banten Ikhsan Ahmad. (Red/Dwi)







