BagusNews.Co – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, menyampaikan bahwa patung pahlawan di area monumen perjuangan masyarakat Banten yang mengapit Alun-alun Barat dan Alun-alun Timur akan dibongkar.
Sebagai gantinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan membuatkan patung Golok Banten disertai air mancur menari di sekelilingnya, sebagai ikon baru di kawasan Alun-alun Kota Serang.
Hal ini dilakukan demi mendukung proses pembangunan dan revitalisasi Alun-alun Kota Serang, yang direncanakan pada tahun ini.
”Monumen patung itu akan kita bongkar. Itu nanti ada icon tiga dimensi atau tiga arah golok Banten dan di sekelilingnya ada air mancur menari,” jelas Iwan kepada wartawan, Senin, 13 April 2026.
Iwan menegaskan bahwa konsep revitalisasi Alun-alun baru nantinya tidak mencontoh atau meniru dari daerah lain, melainkan menonjolkan ikon ciri khas Kota Serangnya.
”Kita mencoba untuk alun-alun ini tidak meniru konsep Braga atau Malioboro. Tapi ini betul-betul menjadikan icon Kota Serang. Ini artinya konsep kita adalah yang kemarin kita bangun Royal Baroe, sebagai penunjang untuk area kawasan intinya ya hari ini. Tahun ini yaitu Alun-alun,” tegasnya.
Ia menyebutkan, revitalisasi Alun-alun Kota Serang menyedot anggaran APBD Kota Serang dikisaran Rp 60-65 miliar.
”Kalau anggaran untuk tahun ini Rp 48,5 miliar fisiknya. Kemudian kalau dari sisi perencanaan kita secara total kurang lebih di angka 60-65 miliar. Jadi pembangunan untuk tahun ini Rp 48,5 miliar,” sebut Iwan.
Iwan memperkirakan proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang akan bergulir dalam waktu dekat ini, karena sedang berlangsung tahap lelangnya.
”Mulainya tahun ini mudah-mudahan di April kita sudah mencoba untuk tayang karena saya tidak mau gegabah, perencanaannya ada di LH, kita kaji ulang dengan teman-teman kejakasaan negeri karena ini ada PPS. PPS itu untuk pendampingan proyek strategis. Pendampingan dari kejaksaan negeri,” tandasnya. (Red/ Roy)







