BagusNews.Co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang tengah mengajukan penambahan Crane kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang.
Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan perawatan pohon-pohon yang sudah menjalar ke jalan bahkan ada pula yang sampai mengganggu kabel PLN.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi mengatakan, saat jni pihaknya hanya memiliki satu Crane untuk membantu pemangkasan pohon.
“Tenaga kita cuma ada 12 orang, dan cuma punya satu unit crane,” tutur Farach, Senin, 13 Januari 2025.
Selanjutnya Farach mengungkapkan, untuk melakukan pemeliharaan pohon itu memerlukan waktu yang cukup panjang.
“Jadi untuk memelihara ribuan pohon yang satu pohonnya saja butuh waktu beberapa jam, itu kan memerlukan banyak waktu,” ungkap Farach.
Selain itu Farach juga menyampaikan dalam proses pemeliharaan/pemangkasan pohon, pihaknya telah membuat jadwal setiap harinya.
Lanjut Farach, pemangkasan pohon yang dilakukan DLH Kota Serang menyasar pada pohon-pohon yang terlihat sudah tua dan dapat membahayakan warga jika sewaktu-waktu tumbang, sehingga sesegera mungkin dilakukan pemangkasan atau bahkan ditebang.
“Dilakukan dari ujung Taman Waru hingga Walantaka, dan dari ujung Kasemen hingga ke Curug. Itu dilakukan pemangkasan setiap hari,” ucapnya.
Masih kata Farach, atas keterbatasan personil dan juga armada Crane, maka pihaknya sudah mengajukan kepada Bappeda Kota Serang untuk dapat bisa menambah satu unit Crane lagi.
“Sudah kita ajukan untuk ditambahkan satu unit lagi,” pungkasnya. (Red/Lathif)







