BagusNews.Co – Sejumlah ulama di Kota Serang menolak adanya investasi dari PT PIK 2, Ketua GPSM H. Jauhari mengatakan kegaduhan yang timbul di Kabupaten Tangerang cukup menjadi cambukan untuk melakukan penolakan terhadap investasi PIK 2 di Kota Serang.
“Kalau seperti di Tangerang yang akan reklamasi kemungkinan-kemungkinan untuk orang asing ya menolak walaupun itu bukan PIK 2, karena reklamasi seperti di Jakarta yang dihuni orang-orang asing di situ, maka kita akan melawan juga” Kata Jauhari.
Masih kata Jauhari, investasi dari PIK 2 dikhawatirkan bukan hanya menjadi investasi. Melainkan jadi invasi yang menyerang kota Serang.
“Diribut-ributkannya itu sangat mengkhawatirkan, takutnya investasi jadi invasi,” tegas Jauhari.
Kendati demikian, Jauhari mengaku pihaknya masih memberikan kelonggaran kepada PIK 2 untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) nya di kota Serang.
“Kalau CSR dari mana pun kita silakan,” ungkap Jauhari.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan jika tidak ada investasi PIK 2 yang menyasar ke kota Serang.
“Saya tegaskan bahwa ini bukan investasi, bukan investasi tapi CSR dan saya pastikan tidak ada investasi PIK 2 di Kota Serang, tegas Budi.
Lebih lanjut, Budi menuturkan setelah ini pihaknya akan menggandeng para ulama untuk membahas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kota Serang.
“Makanya nanti rapat (RDTR) juga bareng sama Pak Kiai, ulama yang benar mendukung kemajuan Kota Serang ya,” tutup Budi. (Red/Lathif)







