Home / Daerah / Politik

Sabtu, 19 April 2025 - 18:36 WIB

Hasil Quick Count PSU Pilkada Kabupaten Serang, Zakiyah-Najib Raih 76,92 Persen Suara

Peneliti indikator Politik Indonesia Bawono Kuboro saat diwawancarai wartawan di kediaman calon Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah l Dok. Dwi MY-BNC.

Peneliti indikator Politik Indonesia Bawono Kuboro saat diwawancarai wartawan di kediaman calon Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah l Dok. Dwi MY-BNC.

BagusNews.Co – Hasil quick count yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah dan Najib Hamas meraih suara terbanyak.

Paslon Zakiyah-Najib berhasil meraih suara sebesar 76,92 persen dalam pemungutan suara ulang (PSU) yang berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025.

Sementara itu, pasangan Andika-Nanang berada di angka 23,8 persen.

Bawono Kuboro, Peneliti di Indikator Politik Indonesia, menjelaskan bahwa quick count dilakukan di 176 Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang representatif untuk menggambarkan keseluruhan hasil pemilihan di Kabupaten Serang.

“Kita mengambil 176 TPS sebagai sampel, dan data yang masuk sudah 100 persen. Hasil menunjukkan keunggulan dari pasangan Ratu Zakiyah dan Najib di angka 76,92 persen,” ujar Bawono kepada wartawan di kediaman calon Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Sabtu, 19 April 2025.

Bawono menjelaskan proses di balik quick count tersebut, yang telah dilakukan berulang kali oleh pihaknya dalam berbagai pemilu, termasuk pemilihan presiden sebelumnya.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Serang Selama Libur Lebaran 2025 Turun

“Ada relawan yang kami tempatkan di setiap TPS terpilih untuk melaporkan hasil C1, artinya hasil penghitungan suara yang sudah disahkan oleh KPPS,” lanjutnya.

Data tersebut kemudian dikirim ke pusat pengolahan data agar hasil dapat disusun hingga mencapai 100 persen.

Sebanyak 176 TPS menjadi fokus Indikator Politik Indonesia, di mana satu orang relawan ditempatkan di masing-masing TPS.

Ia melanjutkan, relawan tersebut bertugas mengamati hasil pemungutan suara hingga penghitungan suara resmi dari panitia penyelenggara pemilu ditetapkan.

“Kita mengambil 176 TPS, jadi di setiap TPS itu kita menempatkan 1 orang relawan untuk memantau hasil pemungutan suara,” jelas Bawono.

Ketika ditanya tentang tingkat kemenangan pasangan Ratu Zakiyah dan Najib, Bawono mengakui bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hasil pemilihan sebelumnya pada 27 November 2024.

Baca Juga :  Warga Pulau Sangiang Kibarkan Bendera Setengah Tiang di Kabupaten Serang

“Kalau kemarin, angka sekitar 70 persen untuk pasangan Ratu Zakiyah-Najib. Sekarang ada di angka 76,92 persen, jadi ada peningkatan kurang lebih sekitar 6 persen dari pasangan nomor 02,” terangnya.

Bawono juga mengamati bahwa pemilih yang sebelumnya mendukung pasangan ini kembali memberikan suaranya, menandakan adanya soliditas di antara para pendukung.

Namun, dia mencatat adanya penurunan dalam partisipasi pemilih dibandingkan dengan pemilihan sebelumnya.

“Partisipasi ada penurunan sedikit dibandingkan 27 November yang kemarin, kurang lebih di angka 64 persen,” tambahnya.

Tentang margin of error dari quick count ini, Bawono menyebutkan bahwa dengan mengambil sampel dari 176 TPS, margin of error berada di kisaran 2 persen.

Ini menunjukkan bahwa hasil quick count yang diperoleh dapat dijadikan sebagai acuan mengenai dinamika PSU Pilkada Kabupaten Serang. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wagub Dimyati Natakusumah Instruksikan MoU Terkait Pengelolaan Sampah Antara Pandeglang dan Tangsel Dibatalkan

Daerah

Jelang Nataru, Pj Gubernur dan Kapolda Banten Tinjau Sejumlah Pelabuhan

Daerah

Karir Perempuan di BUMN, Sekretaris Perusahaan ASDP : Bukan Sebagai Pelengkap

Daerah

Kebijakan WFA di Kabupaten Serang Inovasi atau Hambatan, Ini Jawaban BKPSDM

Daerah

Partai Demokrat Intruksikan Dukung Koperasi di Daerah

Daerah

Sekolah Gender: Tingkatkan Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Kabupaten Tangerang

Daerah

Pemprov Banten Tindaklanjuti Insiden di SMAN 1 Cimarga, Kepala Sekolah Dinonaktifkan Sementara

Daerah

Andra Soni Bersama Mensos Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak