BagusNews.Co – BUMDes (Bandan Usaha Milik Desa) merupakan badan usaha yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah desa dengan tujuan meningkatkan perekonomian desa dan untuk mensejahterakan masyarakat.
Beberapa BUMDes di Pandeglang memiliki kemampuan untuk mencetak produk-produk yang diminati pasar dan mampu menumbuhkan perekonomian di desa.
Menurut Kepala DPMPD Kabupaten Pandeglang Muslim Taufik, salah satu BUMDes yang berhasil di Pandeglang yaitu di Desa Sukasari, kecamatan Pulosari yang memproduksi susu kambing Etawa.
“Desa Sukasari Luar biasa, mereka memelihara kambing dan memproduksi susu Etawa, saya sendiri termasuk orang yang pernah mencicipi produknya dan bisa dijual di Indomaret kemasannya juga sudah layak gitu,” ungkap Muslim kepada Bagusnews.co pada Sabtu, 26 April 2025 di kantornya.
Lebih lanjut, Muslim menyebutkan dua BUMdes yang terbilang berhasil meningkatkan perekonomian desa yaitu desa Bandung dengan varian unit-unit usaha mulai dari pariwisata dan makanan. Kemudian ada yang Desa Jiput, Kecamatan Jiput yang memproduksi beras merah, beras putih dan beras hitam serta produk camilan seperti emping, keripik singkong dan lain sebagainya.
Tidak dapat dipungkiri ada yang maju, ada pula yang tersendat, Muslim mengungkapkan dari total 326 BUMDes 25 diantaranya tersendat dan pasif.
“Total ada 326 BUMDes di Pandeglang dan 25 diantara itu Pasif,” tuturnya.
Hal tersebut menjadi tantangan DPMPD Pandeglang agar ke-25 BUMDes yang pasif tersebut kembali aktif. Muslim mengungkapkan bahwa pihaknya akan kembali melakukan sosialisasi kepada 25 BUMDes tersebut.
“Upaya dari kita yang pertama adalah pembinaan yang kebetulan tahun ini juga kita ada kegiatan sosialisasi diperuntukan terhadap BUMDes yang secara usahanya agak sedikit menemukan kendala, kemudian terhadap BUMDes yang sekarang sedang proses badan hukum juga yang belum selesai kita lakukan sosialisasi,” terangnya. (Red/Guntur)







