Home / Daerah

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:33 WIB

Potret Kemiskinan, Sepasang Suami Istri Tempati Rumah Tidak Layak Huni

Bagian belakang rumah Suma yang sudah tidak berbentuk lagi pada Senin, 5 Mei 2025 | Dok. Guntur-BNC

Bagian belakang rumah Suma yang sudah tidak berbentuk lagi pada Senin, 5 Mei 2025 | Dok. Guntur-BNC

Bagusnews.Co – Potret kemiskinan masih jadi warna di Kabupaten Pandeglang, himpitan ekonomi jadi penyebab sepasang suami-istri di Kampunh Cicadas, Kecamatan Pandeglang, menempati sepetak rumah tidak layak huni.

Suma seorang pekerja serabutan dan Sumiati yang hanya seorang ibu rumah tangga pasrah menghadapi kondisi rumahnya yang rusak. Penghasilan yang didapat Suma hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari sehingga tidak berdaya untuk memperbaiki rumahnya.

“Apa aja pak dikerjain, asal halal dan bisa makan sehari-hari, cuma ini saya gak mampu benerin rumah,” ungkap Suma kepada bagusnews.co pada Selasa, 6 Mei 2025.

Baca Juga :  Pj Gubernur Al Muktabar Ingin Pastikan Ketahanan Pangan di Banten Terjaga dari Hulu Sampai Hilir

Lebih lanjut, Suma berharap uluran tangan pemerintah guna perbaikan rumahnya, terlebih dirinya mengaku tidak pernah mendapat bantuan sosial apapun dari pemerintah

“Saya berharap bantuan pemerintah untuk memperbaiki rumah saya, dan bantuan apapun dari kelurahan saya belum pernah dapet,” katanya.

Sementara, Lurah Pandeglang, Ahmad Kurnia saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan warganya tersebut, dan telah mengajukan permohonan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ke dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)

Baca Juga :  PPDB SD dan SMP Negeri di Kota Serang Dibuka 3 Juli 2024

“Kami telah menerima laporan warga perihal rumah tersebut, kami sudah mengajukan RLTH ke Perkim,” ujar Kurnia saat ditemui di kantornya.

Kurnia menjelaskan bahwasanya untuk program bantuan sosial lainnya sudah diajukan pula ke DTKS Dinas Sosial. Kurnia pun berharap rumah warganya segera bisa diperbaiki oleh dinas terkait, sebab masih banyak rumah warganya yang tak jauh berbeda dari rumah Suma.

“Saya berharap, segera diperbaiki oleh dinas terkait, kasian, masih banyak juga warga yang rumah kaya rumah tersebut,” tandasnya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

200 Ribu Kendaraan di Kabupaten Serang Menunggak Pajak

Daerah

Buka Rakerkesda Provinsi Banten Tahun 2024, Ini Kata Al Muktabar 

Daerah

Strategi Dilakukan Pj. Gubernur Banten Dalam Penanganan Stunting

Daerah

Al Muktabar Petik Rambutan Serta Tanam Cabai

Daerah

Pj Walikota Serang Yedi Rahmat Sebut Kenaikan Bawang Merah Terjadi di Semua Daerah

Daerah

Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting, BKKBN Kukuhkan Orang Tua Asuh Stunting di Provinsi Banten

Daerah

Bupati Dewi Perintahkan TAPD Anggarkan Gaji ke-13 dan ke-14 PPPK Paruh Waktu

Daerah

Puluhan Siswa SMPN 1 Kramatwatu Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis