Home / Daerah / Ekonomi / Hukum / Hukum dan Kriminal

Kamis, 27 November 2025 - 10:19 WIB

Ancaman Uang Palsu Mengintai Libur Nataru, BI Banten Perketat Pengawasan

Manajer Pengelolaan Umum Rupiah BI Banten Arman Johansyah memberikan penjelasan kepada wartawan mengenai upaya pencegahan peredaran uang palsu menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, pada Rabu, 26 November 2025 | Dok. Difeni - BNC

Manajer Pengelolaan Umum Rupiah BI Banten Arman Johansyah memberikan penjelasan kepada wartawan mengenai upaya pencegahan peredaran uang palsu menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, pada Rabu, 26 November 2025 | Dok. Difeni - BNC

BagusNews.Co – Menjelang puncak liburan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mengambil langkah proaktif dengan memperketat pengawasan peredaran uang.

Inisiatif tersebut dirancang untuk membentengi masyarakat dari potensi penyebaran uang palsu yang kerap meningkat pada periode transaksi tunai yang tinggi.

Demikian disampaikan Manajer Pengelolaan Umum Rupiah BI Banten Arman Johansyah di sela-sela acara pemusnahan uang palsu di Kejaksaan Negeri Pandeglang, Rabu, 26 November 2025.

“Periode akhir tahun biasanya diikuti peningkatan transaksi tunai, sehingga menjadi momentum bagi oknum penyebar uang palsu. Oleh karena itu, BI mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada saat menerima atau menukarkan uang,” ungkapnya di sela-sela acara pemusnahan uang palsu di Kejaksaan Negeri Pandeglang.

Sebagai strategi pencegahan yang berkelanjutan, BI Banten tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat mengenai cara membedakan uang Rupiah asli dari yang palsu.

Metode edukasi yang digalakkan adalah prinsip 3D (dilihat, diraba, dan diterawang). Pendekatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan praktis untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang.

Baca Juga :  Ajak Siswa Giat Membaca, Bupati Pandeglang Dewi : Agar Mampu Menghadapi Tantangan Global

“Kami secara konsisten menyebarkan edukasi di seluruh Provinsi Banten dengan semangat cinta, bangga, dan paham rupiah, khususnya di Pandeglang,” ujar Arman.

Lebih lanjut, Arman mengungkapkan rencana strategis BI Banten untuk mengintegrasikan edukasi Rupiah ke dalam kurikulum sekolah.

Kolaborasi dengan Kementerian Agama Provinsi Banten tengah dijajaki untuk memasukkan materi ini ke dalam mata pelajaran di madrasah. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang BI dalam menanamkan pemahaman tentang Rupiah sejak dini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menginternalisasi tiga kriteria cinta rupiah, yaitu mengenal, merawat, dan menjaga, yang mencakup pemahaman mendalam terhadap seluruh unsur keamanan pada uang rupiah.

“Dengan demikian, masyarakat lebih mudah membedakan uang asli dan palsu,” pungkas Arman.

Selain edukasi, BI Banten juga mengingatkan pentingnya menukar dan menerima uang melalui jalur resmi.

Arman mengimbau masyarakat untuk hanya bertransaksi di bank, ATM resmi, atau layanan penukaran yang telah disetujui oleh BI. Langkah ini krusial untuk meminimalkan risiko tertular uang palsu.

Baca Juga :  Berikan Bantuan RTLH di Kabupaten Serang, Dimyati Teteskan Air Mata Kondisi Rumah Herudin dan Armanah

Untuk memperkuat lini pertahanan terhadap peredaran uang palsu, BI Banten actively menjalin sinergi dengan berbagai aparat penegak hukum dan lembaga terkait.

Kolaborasi dengan Kejaksaan, Pengadilan, dan Kepolisian menjadi kunci dalam upaya deteksi dini dan penanganan kasus peredaran uang palsu, terutama selama periode Nataru yang rentan.

Upaya sinergis ini vital demi menjaga kepercayaan publik terhadap mata uang Rupiah serta menjaga stabilitas sistem pembayaran nasional di tengah lonjakan kebutuhan uang tunai.

“BI mengimbau masyarakat agar memeriksa setiap uang secara teliti saat menerima atau menukar terutama di pasar, pusat perbelanjaan, atau lokasi ramai. Menolak dan melapor jika mendapati uang yang dicurigai palsu ke bank, BI, atau aparat berwenang. Dan memprioritaskan transaksi non-tunai bila memungkinkan, guna mengurangi risiko dari peredaran uang palsu,” pungkasnya. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tim Saber Pungli Kota Serang Awasi Pelaksanaan PPDB 2024

Daerah

Apel Awal Tahun 2025, Sekda Kota Cilegon: Tingkat Kinerja dan Kurangi Kesalahan

Daerah

Al Muktabar Gunakan Sepeda Motor Lakukan Patroli Jalur Mudik Ke Pelabuhan Ciwandan

Daerah

Hasil Musda VI, Fauzan Dardiri Pimpin KNPI Kota Serang

Daerah

Bawaslu Banten Dorong Partisipasi Masyarakat Lakukan Pengawasan Pelaksanaan Pemilu 2024

Daerah

Pemkot Serang Anggarkan Rp722 Juta untuk Pembelian Kendaraan Dinas

Daerah

PLN Electric Run 2023 Berhasil Kurangi Emisi 11.880 Kg CO2

Ekonomi

Dukung Layanan Smart Home di Banten, PLN Kolaborasi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan