Home / Daerah

Jumat, 16 Mei 2025 - 15:21 WIB

Produk UMKM Kabupaten Serang Meriahkan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia

Pameran produk UMKM di Festival Bangun Desa Bangun Indonesiayang digelar di Alun-alun Cikande, Desa Situterate, Kabupaten Serang, Banten l Dok Dwi MY-BNC

Pameran produk UMKM di Festival Bangun Desa Bangun Indonesiayang digelar di Alun-alun Cikande, Desa Situterate, Kabupaten Serang, Banten l Dok Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI menyelenggarakan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia 2025 di Alun-alun Cikande, Desa Situterate, Kabupaten Serang, Banten.

Acara yang acara bertajuk ‘Gerakan Desa Peduli Sampah’ ini diisi dengan beragam kegiatan, di antaranya senam sehat, pameran produk UMKM, pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, dan inovasi pengelolaan sampah.

Acara ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa untuk memajukan potensi lokal serta menumbuhkan semangat kemandirian.

Dalam acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB pada Jumat, 16 Mei 2025 ini, hadir secara langsung Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, beserta jajaran dari kementerian terkait

Baca Juga :  Musim Kemarau, Andika Hazrumy Ajak Petani Kabupaten Serang Tanam Palawija

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Serang terpilih Ratu Rachmatuzakiyah, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Rudy Suhartanto, dan para pejabat OPD di lingkungan Pemkab Serang.

Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama warga setempat, yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan aktif.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memamerkan produk-produk khas desa dan kecamatan dari berbagai daerah.

Pameran ini menampilkan berbagai hasil inovasi masyarakat seperti olahan limbah perusahaan, produk kerajinan dari bambu, pupuk kompos, serta berbagai makanan dan minuman khas desa.

Baca Juga :  Cekcok Helm Berujung Pelecehan Seksual, Polisi Ringkus Pelaku di Lebakwangi

Muhammad Ikhsan, salah satu peserta dari Desa Tegalmaja, menyatakan bahwa desa mereka yang dekat dengan wilayah industri memanfaatkan limbah kertas perusahaan untuk diolah menjadi tas, topi, dan dompet.

“Ada banyak produk olahan limbah dari perusahaan kertas yang kita olah jadi tas, topi, dompet, dan sebagainya,” ujar pria yang notabene Kepala Desa Tegalmaja ini saat ditemui di stan pameran.

Ikhsan menambahkan bahwa produk-produk tersebut seluruhnya berbahan dasar limbah yang dikelola oleh ibu-ibu di desanya.

“Kita berdayakan ibu-ibu di desa kita untuk menganyam dan membuat produk, karena memang sebelum ada produk, wilayah kita turun-menurun merupakan seorang perajin anyaman,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah Banjir, Pemprov Banten Pasang Crossing Drainase di Bayah-Cikotok

Daerah

Wagub Banten Buka Dimyati Cup, Olahraga Catur Ajarkan Strategi dan Kesabaran

Daerah

14 Tahun Komunitas BJS Konsisten Lestarikan Bahasa dan Kuliner Khas Kota Serang

Daerah

Pemprov Banten Libatkan Lintas OPD untuk Sukseskan HPN 2026

Daerah

Baja Mantra Program Konektivitas Menuju Pusat Perekonomian, Kesehatan, dan Pendidikan di Provinsi Banten

Daerah

Persilakan Ketua RT dan RW Kampanye, Sekda Kota Serang: Bukan Perangkat Kelurahan

Daerah

Tahapan Seleksi Calon Anggota KPU Empat Kabupaten/Kota di Banten Telah Dibuka

Daerah

Al Muktabar Resmikan Gedung PLUT serta Jembatan Tanara dan Kemayungan