Home / Daerah

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:25 WIB

Andra Soni Buka MPLS Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemerintah Provinsi Banten komitmen dalam mendukung visi nasional mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Hal itu disampaikan Andra Soni saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Kota Tangerang Selatan di Jalan Kencana I No.20, Jelupang, Serpong Utara, pada Jumat, 15 Agustus 2025.

SRMA 33 merupakan salah satu dari dua sekolah rakyat jenjang SMA di Provinsi Banten, selain SRMA 34 di Kabupaten Lebak. Sekolah rakyat merupakan gagasan dan strategi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga tidak mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil satu dan dua.

“Sekolah ini hadir sebagai bentuk kepedulian pemerintah, khususnya dari Bapak Prabowo, untuk memberikan kesempatan pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Andra Soni.

Baca Juga :  DPUPR Provinsi Banten Raih Predikat Badan Publik Informatif

Andra Soni juga menjelaskan fasilitas yang disiapkan untuk siswa, mulai dari delapan stel seragam, perlengkapan pendidikan, laptop untuk setiap anak, hingga tiga kali makan dan dua kali snack setiap hari.

“Orang tua jangan khawatir, semua kebutuhan anak di sekolah ini ditanggung. Tugas kita memberi semangat agar mereka berani bermimpi,” tegasnya.

Andra Soni juga menegaskan peran strategis pendidikan dalam memutus rantai kemiskinan. Dirinya meminta kepada semua pihak untuk bergandengan tangan dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat.

“Pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri serta masyarakat harus bersama-sama bergandengan tangan demi kesuksesan program ini,” ungkapnya.

Andra Soni optimistis sekolah rakyat akan menjadi lumbung lahirnya generasi unggul. “Saya ingin dari sini lahir dokter, guru, perwira, kepala daerah, bahkan gubernur. Semua itu dimulai dari pendidikan,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Gandeng Tim IPB Lakukan Pemeriksaan Pohon di Gedung Negara

Sebagai informasi saat ini SMRA 33 menampung 150 siswa dengan dukungan tenaga pendidik dan pengasuh asrama yang berdedikasi tinggi.

Salah satu orang tua siswa, Subhan, mengaku tak kuasa menahan haru ketika putrinya, Dewi Asih, diterima di SRMA 33.

“Awalnya saya pikir mustahil anak saya bisa mengejar cita-cita jadi dokter karena keterbatasan biaya. Tapi Allah membuka jalan lewat tim PKH yang menawarkan sekolah ini. Semua fasilitasnya lengkap, makan terjamin, asrama aman, dan anak-anak dibimbing penuh. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah,” ucapnya.

Ketua Pokja Kepesertaan Direktorat Jaminan Sosial Kemensos RI, Risna Kusumaningrum, menambahkan bahwa sekolah rakyat dirancang tidak hanya untuk mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan kemandirian.

“Ada wali asuh dan wali asrama yang mendampingi anak-anak secara penuh,” ujarnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wagub Dimyati Natakusumah Instruksikan MoU Terkait Pengelolaan Sampah Antara Pandeglang dan Tangsel Dibatalkan

Daerah

Pemkot Serang Berikan Layanan Gratis Bagi Penyelenggara Pilkada Saat Waktu Pencoblosan

Daerah

Peringati Maulid Nabi di Puloampel dan Bojonegara, Zakiyah-Najib Boyong Pasha Ungu

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Peran Pengawas Sekolah, Tingkatkan Pelayanan Pendidikan

Daerah

Pemkab Serang Dorong Modernisasi Pertanian dan Gerakan Tanam Padi

Daerah

Meski Belum Optimal, Baznas Kota Serang Optimis Capai Target Zakat Rp6,5 Miliar

Daerah

Al Muktabar Akan Pantau Kinerja Ratusan Pejabat Administrator dan Pengawas yang Baru Dilantik

Daerah

Lokasi Launching Gebyar Kota Serang Mengaji Digeser ke Alun-alun Barat