Home / Pendidikan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:38 WIB

Toilet Siswa di SMPN 1 Majasari Telah Lama Rusak

BagusNews.co – Menjadi sekolah favorit tidak menjamin sarana sekolah terbangun dengan baik, salah satunya SMP Negeri 1 Majasari yang berlokasi di kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

Salah satu sekolah favorit yang memiliki luas lahan sekitar dua hektare dengan jumlah siswa mencapai 800 orang ini, memiliki kekurangan dari segi sarana penunjang pendidikan, seperti toilet yang tidak memadai bahkan pagar pembatas yang sebagianya ambruk.

Saat ini terdapat dua toilet yang digunakan siswa, namun keadaannya memprihatinkan. Bangunan yang tidak layak, tidak berdaun pintu dan aroma yang menyengat membuat para siswa tidak nyaman untuk menggunakan fasilitas tersebut.

Dengan kondisi tersebut, tak jarang para siswa harus meminta ijin pulang sebentar hanya untuk buang air. Keadaan memprihatinkan ini, telah berlangsung lama. Salah seorang siswa kelas IX yang engan disebutkan namanya menuturkan bahwa dirinya sangat tidak nyaman menggunakan fasilitas tersebut.

Baca Juga :  Siapkan Generasi Pemimpin Menghadapi Tantangan Society 5.0, SDIT Irsyadul Ibad Gelar Seminar Parenting

“Kotor pak, kalau ingin buang air besar harus izin pulang dulu sebentar, bapak liat aja sendiri mana bisakan buang air disini,” ungkapnya kepada wartawan pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Sementara kepala sekolah SMP Negeri 1 Majasari, Arifuddin mengakui bahwa kondisi toilet di sekolahnya rusak sudah berlangsung lama, telah dilakukan upaya revitalisasi namun karena kerebatasan biaya, proses revitalisasi dilakukan seadanya.

“Dari pertama saya tugas disini memang sudah rusak berat seperti itu pak, info dari guru senior pun sudah puluhan tahun katanya, sekarang udah mempekerjakan orang untuk bersihin tiap hari, tapi kalo makin siang ya tetep bau,” jelasnya.

Baca Juga :  500 Starter Meriahkan Road Race Pandeglang 

“Kami sudah mencoba memasang pintu, dari besi pula supaya kuat, eh malah ada yang maling,” keluhnya.

Hal ini terjadi, karena kondisi pagar sekolah yang rusak di sebagian titik sehingga memudahkan para pencuri masuk, padahal ada petugas keamanan setiap malam.

Lebih lanjut, Arifuddin berharap sekolahnya dapat diperbaiki, baik itu toilet atau pagar agar tidak menggangu kenyamanan siswa dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Untuk perbaikan secara menyeluruh diperlukan anggaran yang tidak sedikit dan bantuan BOS tidak dapat menutupi anggaran tersebut.

“Semoga di tahun ini atau tahun depan dapet anggaran perbaikan, dana bos gak akan cukup sebeb yang bisa digunakan hanya 20% untuk sarana prasarana,” Pungkasnya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

KBM Terancam Daring, Banjir Rendam SMPN 25 Kota Serang

Daerah

Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, Syafrudin: Guru Sumber Pengetahuan dan Keteladanan

Daerah

Dongkrak IPLM Provinsi Banten, Serang Book Party Desak Literasi Jadi Tema Debat Pilkada

Daerah

Tingkatkan Kesetaraan Pendidikan, DPR RI Perluas Program Indonesia Pintar ke Anak Usia Dini

Daerah

Viral SDN Suci Nyaris Roboh, Ternyata SDN Terenggana Bernasib Sama

Daerah

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SDS YPWKS IV Cilegon Gelar Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka

Pendidikan

Sudah 4 Tahun, Siswa SMKN 15 Pandeglang Masih Numpang di Sekolah Lain

Daerah

Ingin Tekan Angka Putus Sekolah di Banten Jadi Alasan Andra Soni Luncurkan Program Gratis