BagusNews.Co – Hari Santri Nasional (HSN) selalu dinantikan oleh para santri dan santriwati di seluruh Indonesia, terutama di Kabupaten Pandeglang yang dijuluki kota sejuta santri seribu ulama.
Perayaan ini menjadi momen penting untuk mengapresiasi peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan perjuangan bangsa.
Pembukaan rangkaian lomba dalam rangka Hari Santri Nasional tahun 2025 digelar resmi oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025.
Kegiatan perlombaan ini berlangsung selama enam hari, mulai Kamis, 16 Oktober sampai Selasa, 21 Oktober 2025, dengan berbagai lomba yang melibatkan aktifitas positif bagi para santriwan dan santriwati.
Dalam sambutannya, Dewi Setiani mengajak seluruh santri untuk terus meningkatkan kepedulian dan solidaritas antar sesama. Ia menegaskan pentingnya melanjutkan perjuangan melawan kebodohan demi mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka yang dicita-citakan oleh para santri.
“Kita harus terus peduli terhadap sesama dan siap melanjutkan perjuangan dalam memerangi kebodohan bersama-sama sebagai santri yang berkomitmen. Tema tahun ini menjadi semangat untuk mengawali Indonesia merdeka,” ujarnya penuh semangat.
Bupati Dewi juga berkomitmen mendukung segala kegiatan yang dilakukan oleh para santri sebagai titik awal untuk menumbuhkan semangat kontribusi positif bagi bangsa. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, serta konduktivitas sosial khususnya di Kabupaten Pandeglang agar semakin solid dan harmonis.
“Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 ini diawali dengan rangkaian kegiatan yang memiliki nilai positif bagi kita semua. Hari ini menjadi titik awal untuk lebih bersemangat dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta konduktivitas yang kondusif di Kabupaten Pandeglang,” lanjutnya.
Dengan momentum Hari Santri Nasional, diharapkan para santri dan santriwati semakin termotivasi untuk terus berperan aktif dalam pembangunan serta penguatan agama dan budaya di daerah, sekaligus menjadi agen perubahan bagi kemajuan bangsa. (Red/Difeni)







