BagusNews.Co – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu sepanjang tahun 2025 dengan berhasil menyalurkan 62 unit Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
Program vital ini menjangkau warga mustahik di berbagai kecamatan, memberikan harapan baru dan perbaikan signifikan pada sektor tempat tinggal.
Ketua Baznas Pandeglang Peri Hasanudin menjelaskan bahwa keberhasilan penyaluran RLHB ini merupakan hasil dari akumulasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Pandeglang yang terus menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Setiap bantuan telah melalui proses survei dan verifikasi yang cermat untuk memastikan ketepatan sasaran.
“Di Kabupaten Pandeglang tercatat ada sekitar 74 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program RLHB ini menjadi prioritas utama kami untuk menghadirkan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat,” ujar Peri saat acara serah terima bantuan secara simbolis yang diselenggarakan di Pendopo Bupati, pada Jumat, 21 November 2025.
Setiap penerima bantuan RLHB mendapatkan alokasi dana sebesar Rp25 juta yang diserahkan secara bertahap. Tahap pertama sebesar Rp5 juta dialokasikan untuk biaya tukang, dilanjutkan dengan Rp20 juta untuk pembelian bahan material pembangunan.
“Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang sangat membutuhkan,” tambahnya, menekankan pentingnya penggunaan dana yang efektif.
Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Baznas dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program RLHB. Ia menilai program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga turut memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas di kalangan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Baznas yang secara konsisten mengawal penyaluran bantuan bagi masyarakat. Kami menyadari bahwa upaya ini tidak dapat kami lakukan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak,” ujar Bupati Dewi, mengakui pentingnya kolaborasi.
Lebih lanjut, Bupati Dewi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk secara rutin menyalurkan zakat melalui Baznas sebagai salah satu cara efektif untuk memperluas jangkauan dan manfaat program-program sosial yang dijalankan.
“Program RLHB tidak bisa berjalan hanya dengan Baznas saja, melainkan memerlukan dukungan nyata dari seluruh elemen masyarakat. Kami sangat berharap adanya partisipasi aktif dari masyarakat agar program Rumah Layak Huni ini dapat terlaksana dengan baik dan tuntas, karena ini adalah tanggung jawab serta kepedulian yang harus ditunjukkan oleh semua pihak,” tegasnya, menggarisbawahi kebutuhan akan keterlibatan kolektif.
Baznas Pandeglang menargetkan peningkatan jumlah penyaluran RLHB pada tahun 2026, sejalan dengan rencana perluasan jangkauan program sosial serta upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang lebih luas. (Red/Difeni)







