BagusNews.Co – Di tengah lanskap sosial dan politik yang kian kompleks, peran organisasi kemasyarakatan (ormas) digarisbawahi sebagai elemen fundamental dalam memelihara stabilitas, menumbuhkan keterbukaan, serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat daerah.
Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Serang Haryadi saat membuka kegiatan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang diselenggarakan di Forbis Hotel, Kecamatan Waringinkurung.
Haryadi menekankan bahwa ormas lebih dari sekadar wadah penyaluran Aspirasi, teapi juga mitra strategis pemerintah dalam upaya pembangunan.
“Ormas tidak hanya berfungsi sebagai wadah aspirasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan,” ujar Haryadi, Rabu, 26 November 2025.
Ia menegaskan, dalam konteks tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menaruh harapan besar agar ormas dapat mengukuhkan perannya dalam beberapa aspek krusial.
Hal itu mencakup upaya aktif dalam menjaga dan mendorong peningkatan kualitas demokrasi, memperkuat pengawasan dan transparansi publik, serta meningkatkan kolaborasi dalam agenda pembangunan daerah.
“Ormas juga menjadi penjaga harmoni sosial,” tegasnya, menyoroti fungsi vital ormas dalam menjaga kohesi sosial.
Lebih lanjut, Haryadi mengungkapkan harapannya agar melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi ini, tercipta komitmen bersama antara pemerintah daerah dan seluruh ormas.
Tujuannya adalah untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas demokrasi, terutama pasca-pelaksanaan pemilu dan pilkada di Kabupaten Serang.
“Pemerintah Kabupaten Serang selalu membuka ruang dialog, kerja sama, dan kolaborasi. Mari kita jadikan 2025 sebagai tahun penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, demokrasi yang lebih matang, serta masyarakat yang lebih sejahtera,” imbuhnya.
Menyikapi potensi penyalahgunaan identitas ormas, Haryadi turut mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah membentuk tim satgas khusus untuk memberantas premanisme yang kerap berkedok ormas.
Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh ormas di Kabupaten Serang untuk senantiasa berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya.
“Jalankan fungsi organisasi kita sesuai peraturan perundangan, sesuai maksud dan tujuan yang tertuang dalam AD/ART masing-masing ormas,” tuturnya, menekankan pentingnya kepatuhan pada aturan dan tujuan organisasi.
Kepala Bidang (Kabid) Politik Dalam Negeri (Poldagri) Bakesbangpol Kabupaten Serang Dikdik Abdul Hamid menjelaskan, kegiatan pembinaan ini mengundang 40 ormas yang telah terdaftar secara resmi di pemerintah daerah, dalam hal ini Kesbangpol.
“Dari 40 ormas itu semua tercatat, sudah mencatatkan diri ke pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpol. Bagi yang belum mencatatkan saya berharap segera mencatatkan diri ke Kesbangpol, kalaupun misalkan nanti ada kesempatan berikutnya kita bergantian,” ujarnya.
Dikdik menambahkan, berdasarkan fakta di lapangan, sinergi antara ormas dan pemerintah daerah di Kabupaten Serang terbilang cukup baik. Namun, kegiatan ini juga bertujuan untuk merajut kembali hubungan dan kolaborasi pasca-pelaksanaan tahapan demokrasi seperti pemilu dan pilkada.
“Ingin merajut kembali pasca pemilu dan pilkada,” ujarnya, menekankan upaya rekonsiliasi dan penguatan hubungan.
Harapan besar juga disematkan Dikdik agar ormas turut berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Serang. Ia menekankan bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan.
“Bagaimana menciptakan kondusifitas di Kabupaten Serang, bagimana kita ikut membantu atau mensupport progam-program pemerintah yang tentunya baik untuk masyarakat,” katanya.
Meskipun kegiatan pembinaan ini dilaksanakan secara formal di hotel, Dikdik memastikan bahwa Bakesbangpol secara rutin juga melakukan monitoring dan evaluasi di lapangan, termasuk kunjungan ke sekretariat ormas.
“Cuma untuk tahun ini karena waktunya sudah mepet, jadi kita silahturahminya di tempat ini,” tuturnya, menjelaskan alasan pemilihan lokasi acara yang lebih sederhana mengingat keterbatasan waktu.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Bakesbangpol Wawan Ihkwanudin, Kabid Ideologi Pancasila Wawasan Kebangsaan Ekososbud dan Agama Bakesbangpol Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. Sebagai Narasumber.
Hadir pula perwakilan dari Komisioner KPU Kabupaten Serang, Polres Serang Kabupaten, dan seorang akademisi, yang turut memberikan perspektif beragam dalam sesi pembinaan tersebut. (Red/Dwi)







