Home / Daerah / Pemerintah

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:54 WIB

Darurat Penanganan Sampah! Pilar Tekankan Kolaborasi dan Sinergi di Tangerang Selatan

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Cireundeu, Ciputat Timur l Dok. Istimewa

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Cireundeu, Ciputat Timur l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Ia menyampaikan hal ini saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cireundeu, Ciputat Timur (Ciptim) pada Senin, 19 Januari 2026.

“Penanganan sampah ini memang harus secara bersama. Karena selama kita hidup, kita terus menghasilkan sampah. Ini yang terus kita dorong secara bersama bagaimana pengolahan sampah sejak dari sumbernya,” kata Pilar dalam keterangan resminya.

Pilar menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel saat ini sedang membangun fasilitas Material Recovery Facility (MRF) di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Cipeucang, serta menyiapkan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Baca Juga :  Canangkan TPS3R untuk Darurat Sampah, Pemkot Tangsel Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Namun, proses pembangunan tersebut memerlukan waktu, sementara produksi sampah setiap hari terus meningkat. Oleh karena itu, dalam jangka pendek dan menengah, Pemkot Tangsel menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola sampah secara efektif.

“Saat ini fokus kita bagaimana menyelesaikan persoalan sampah. Ini membutuhkan dukungan dari bapak, ibu semua. Jadi mohon terkait sampah ini kita serius dikurangi dari tingkat hulu,” katanya.

Langkah-langkah yang diambil meliputi pilah sampah dari rumah, pengolahan sampah organik melalui lubang biopori atau maggot, serta membawa sampah anorganik ke bank sampah. Pemkot juga menggalakkan pengurangan penggunaan plastik.

Selain itu, Pilar menegaskan bahwa Pemkot Tangsel akan mewajibkan setiap Rukun Warga (RW) memiliki bank sampah.

Baca Juga :  Pengawasan Ketat! Pemkot Tangsel Kirim 50 Ton Sampah ke TPAS Cilowong Kota Serang

“Karena kalau tidak bergerak bersama-sama ini susah. Tugas Pak Camat dan Lurah pastikan itu, biopori sudah mulai masif dan bank sampah juga ada,” ujarnya.

Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama mengungkapkan bahwa dalam Musrenbang, usulan yang diajukan terdiri dari 60 persen untuk infrastruktur dan 40 persen untuk pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa fokus utama adalah pengelolaan sampah melalui edukasi dan sosialisasi yang terus-menerus, mulai dari tingkat RW sampai RT, termasuk program sejuta biopori yang telah dicanangkan Walikota Tangsel.

“Di Ciptim juga terus kita galakkan. Bahkan kalau bisa 1 rumah itu bioporinya ada 1 sampai dengan 3,” tambah Rastra. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Pertumbuhan UMKM, DKUPP Kabupaten Pandeglang Benahi Rumah Kemasan

Daerah

Resmikan Pos Warga, Gardu Ganjar: Semoga Warga Makin Produktif

Daerah

Tiga Bulan Memimpin Banten, Fraksi PDIP Ingatkan Penjabat Gubernur Al Muktabar

Daerah

Pj Sekda Ungkap Tahapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang

Daerah

Atlet BMX Berprestasi Ikut Kejurnas di Yogyakarta Tanpa Dukungan Pemkot Serang

Daerah

Sudah Ajukan Perbaikan Kepada Pemkab Pandeglang, 80 Persen Jalan Desa Wirasinga Rusak

Daerah

Andra Soni Soroti Ketahanan Pangan, Provinsi Banten Tembus Delapan Besar Lumbung Beras Nasional

Daerah

Ajak Masyarakat Sehat, Gardu Ganjar Gelar Senam Jantung di Tangerang