Home / Daerah

Senin, 16 Februari 2026 - 13:25 WIB

DPUPR Banten Lakukan Penanganan di 6 Ruas Jalan untuk Menunjang Arus Mudik dan Libur Lebaran

BagusNews.Co – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan memastikan kesiapan jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran, sekaligus mendukung kelancaran akses menuju destinasi pariwisata di wilayah Banten.

Hal itu dipersiapan jauh-jauh hari untuk memastikan semua dapat ditangani dengan baik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan mudik dan berlibur di sejumlah destinasi wisata.

Arlan mengatakan, selain jalur utama berupa jalan tol dan jalan arteri yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, terdapat enam ruas jalan provinsi yang disiapkan sebagai jalur alternatif, terutama untuk menunjang akses wisata mulai dari Anyer, Carita, Tanjung Lesung hingga Sawarna.

Baca Juga :  Jelang HUT Ke-498, Bupati Serang Ziarah ke Makam Brigjen KH Syam'un

“Ada enam ruas jalan provinsi yang akan kita tangani. Sesuai arahan Pak Gubernur, H-10 seluruh lubang harus sudah tertangani untuk memastikan perjalanan masyarakat, khususnya ke kawasan wisata, bisa berjalan lancar,” ungkap Arlan Marzan kepada wartawan di Kota Serang pada Senin, 16 Februari 2026.

Keenam ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan, kata Arlan, diantaranya ruas jalanTaktakan–Gunung Sari, Palima–Cinangka, Mengger–Saringin, Saketi–Malingping, Citeras–Tigaraksa dan ruas Ciruas–Petir–Warung Gunung

Dikatakannya, untuk arus mudik dan arus balik Lebaran, jalur utama tetap berada di jalan tol dan arteri dari arah Jakarta hingga Merak. Sementara itu, jalan provinsi berfungsi sebagai penunjang dan alternatif, terutama saat terjadi kepadatan di jalur utama.

Baca Juga :  Andra-Dim Pimpinan Provinsi Banten, DPC GMNI Serang: Wajah Baru, Masalah Lama

“Untuk mudik utamanya memang di tol dan arteri. Jalan provinsi sifatnya menunjang, sebagai alternatif,” jelasnya.

Selanjutnya, Arlan menuturkan, pekerjaan penanganan jalan saat ini sudah berjalan dengan target penyelesaian paling lambat H-10 Lebaran. Fokus pekerjaan diarahkan pada pemeliharaan dan perbaikan titik-titik kerusakan jalan.

Selain itu, Arlan juga menyampaikan saat ini pihaknya juga menunda sementara pelaksanaan proyek konstruksi yang berpotensi menimbulkan buka-tutup jalan.

“Kami menunda pelaksanaan proyek karena jika tetap berjalan akan ada buka-tutup jalan dan itu bisa menimbulkan masalah baru. Saat ini kami optimalkan pekerjaan pemeliharaan agar kondisi jalan tetap mantap dan aman dilalui,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

PWI Banten Resmi Dilantik Hendry Ch Bangun

Daerah

Pastikan Sesuai Aturan, Gubernur Banten Andra Soni Konsultasikan Perencanaan dan Pelaksanaan APBD ke BPKP

Daerah

Peringati Setahun Menjabat, Budi-Agis Resmikan Kawasan Pedestarian Royal Baroe

Daerah

Banten Creative Festival Sambut Akhir Tahun 2024 di Alun-alun Barat Kota Serang

Daerah

Peduli Lingkungan, Mahasiswa UPG Tanam Pohon Albasiah di Padarincang

Daerah

Kapolda Banten Tinjau Vaksinasi Massal Booster Serentak di Cikande Kabupaten Serang

Daerah

Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Serang Tinggi, Komnas Ungkap Penyebabnya

Daerah

Banten Siap Jadi Tuan Rumah PON 2032, Gubernur Andra Soni: Layak dan Pantas