BagusNews.Co – Perkembangan teknologi yang pesat membawa dampak positif bagi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembangunan desa.
Namun kemajuan teknologi juga menghadirkan tantangan baru, salah satunya adalah praktek judi online yang mengancam kesejahteraan dan kemajuan desa.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya judi online, mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) PSDKU Serang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema ‘Pentingnya Pencegahan Bahaya Judi Online dalam Percepatan Pembangunan SDGs Desa’ di Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.
Ketua Kelompok PKM, Muhamad Fajri Ridwan mengungkapkan, praktek judi online kini marak disemua tempat baik diperkotaan maupun perdesaan, dengan berbagai modus operandi yang semakin canggih. Bila dibiarkan menjadi ancaman serius bagi percepatan pembangunan SDGs Desa.
“Judi online telah menjadi masalah serius yang mengancam banyak keluarga. Selain merugikan secara finansial, judi online juga dapat menyebabkan masalah psikologis dan sosial,” kata Fajri dalam rilis yang diterima BagusNews.Co pada Sabtu, 26 Oktober 2024.

Fajri melanjutkan, edukasi bahaya judi online yang diselenggarakan di Desa Kaserangan ini merupakan langkah awal dalam upaya pencegahan dan pemberantasan judi online.
“Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, diharapkan dapat mengurangi kasus judi online dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” tuturnya.
Masih dikatakan Fajri, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi bahaya judi online, terutama penguatan peran keluarga.
“Keluarga memiliki peran penting dalam mengawasi dan membimbing anggota keluarganya agar terhindar dari bahaya judi online. Dengan begitu, kesadaran masyarakat mendorong upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi bahaya judi online semakin mudah terwujud,” ungkapnya.
Fajri menambahkan, pencegahan dan pemberantasan judi online tidak mudah, sehingga perlu keteladanan dari aparatur pemerintahnya termasuk aparatur desa.
“Makanya dibutuhkan kolaborasi dengan stakeholders sebagai bentuk kepedulian termasuk dengan perguruan tinggi,” pungkas Fajri.
Staf Perencanaan Desa Kaserangan, Sukron mengapresiasi sosialisasi dan edukasi bahaya judi online yang dilaksankan mahasiswa Unpam Serang.
“Judi online merupakan ancaman serius yang harus diatasi bersama. Kami bersyukur dengan adanya adik-adik mahasiswa Ilmu Pemerintahan melaksanakan PKM, kami sangat menyambut baik program ini. Semoga bermanfaat kepada warga yang hadir,” ujar Sukron.
Sukron berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang, untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
“Kolaborasi antara mahasiswa, aparat desa, dan masyarakat dalam mencegah praktek judi online sangat bermanfaat untuk kemajuan desa,” pungkasnya.
Diketahui, Fajri Ridwan bersama M. Akhdan Rahendra, M. ilham dan Islahudin melaksanakan PKM di Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang ini didampingi dosen Unpam Asriadi selaku dosen pembimbing PKM. (Red/Dede)







