Home / Daerah

Senin, 23 Maret 2026 - 13:25 WIB

Potensi Penyakit Setelah Lebaran Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai potensi penyakit yang bisa muncul akibat perubahan pola hidup dan konsumsi makanan pasca Lebaran l Dok. Istimewa

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai potensi penyakit yang bisa muncul akibat perubahan pola hidup dan konsumsi makanan pasca Lebaran l Dok. Istimewa

BagusNews.Co — Setelah perayaan Lebaran usai, masyarakat harus lebih waspada terhadap berbagai potensi penyakit yang bisa muncul akibat perubahan pola hidup dan konsumsi makanan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang drg. Sari Nur Arofah menegaskan pentingnya menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal di tengah dinamika pasca Lebaran.

“Kita sangat perlu mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang bisa muncul setelah perayaan Lebaran biasanya pengaruhi perubahan pola makan, kurang istirahat, serta sejumlah faktor lainnya yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh menjadi lebih rentan,” ujar Sari sebagaimana rilis yang diterima BagusNews.Co, Senin, 23 Maret 2026.

Menurut Sari, berbagai penyakit yang berpotensi muncul pasca Lebaran perlu diwaspadai dan diantisipasi agar tidak menimbulkan komplikasi kesehatan yang serius.

Ia menambahkan, kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan dan pola konsumsi yang berubah selama perayaan tersebut. Berikut ini adalah sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat setelah Lebaran:

Baca Juga :  Pelepasan Jemaah Haji Kloter 39 di Kabupaten Serang, Usia Termuda 18 Tahun

1. Wasir
Pertama, potensi munculnya wasir cukup tinggi akibat pola makan yang tidak teratur dan kurang mengandung serat selama Lebaran. Makanan khas Lebaran seperti kue-kue manis dan makanan berlemak cenderung minim serat, sehingga dapat memperburuk kondisi pencernaan dan menyebabkan wasir. Untuk mencegah hal ini, masyarakat disarankan tetap mengonsumsi buah dan sayur setiap hari, termasuk saat Lebaran, guna menjaga kesehatan pencernaan.

2. Lonjakan Gula Darah
Kedua, lonjakan kadar gula darah menjadi masalah yang sering ditemui pasca Lebaran. Makanan manis seperti kue kering, camilan, dan minuman manis yang melimpah selama Lebaran dapat meningkatkan kadar gula darah secara signifikan. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan kelelahan, tetapi juga meningkatkan risiko diabetes dan berbagai komplikasi kesehatan lainnya jika tidak dikendalikan.

3. Peningkatan Kolesterol
Selanjutnya, lonjakan kolesterol juga menjadi perhatian utama. Makanan berlemak tinggi dan santan dari hidangan khas Lebaran seperti opor dan rendang mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memicu penyakit serius seperti serangan jantung, stroke, arteri perifer, hipertensi, bahkan batu empedu. Kelompok usia lanjut sangat rentan terhadap dampak ini dan perlu mengontrol konsumsi makanan berlemak.

Baca Juga :  Hari Desa Nasional 2026, Kemendes PDT Gelar Program Donor Darah Perdana di Kabupaten Serang

4. Penyakit Flu
Terakhir, penyakit flu tetap menjadi keluhan utama selama masa pasca Lebaran. Penyakit ini dipicu oleh kelelahan akibat aktivitas yang padat dan kelelahan tubuh, ditambah faktor kondisi cuaca yang tidak menentu. Keadaan ini menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga masyarakat lebih rentan terserang flu dan infeksi pernapasan lainnya.

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan pola makan, istirahat cukup, serta menjaga kebersihan diri pasca Lebaran. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat menghindari komplikasi kesehatan dan tetap produktif menjalani aktivitas sehari-hari. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Kabupaten Serang Minta BPD dan Pemerintah Desa Tingkatkan Sinergisme

Daerah

Didukung Penuh Stakeholders, Permodalan, Tata Kelola Hingga Layanan Bank Banten Tetap Terjaga

Daerah

Syafrudin Akan Terima Meskipun Pj Walikota Serang Dari Kemendagri

Daerah

Al Muktabar: Bonus Demografi Harus Disertai Penguatan SDM

Daerah

Pemkot Serang Monitoring Pemberian THR

Daerah

Kebutuhan Masih Tinggi, Kota Serang Optimalkan Budidaya Bawang Merah di Kasemen

Daerah

IRT Bekali Pelajar Cilegon dengan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif

Daerah

Al Muktabar Lepas 22 Bus Program Mudik Gratis 2024 Provinsi Banten