BagusNews.Co – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten menggelar silaturahmi bersama pimpinan dan jajaran Baznas kabupaten/kota se-Banten dalam rangka memperkuat sinergitas, program kerja, serta inovasi pengelolaan zakat. Kegiatan yang dibalut halal bihalal pasca Idulfitri 1447 Hijriah itu berlangsung di Aula Serba Guna Pondok Kelapa (Pokel), Kasemen, Kota Serang, Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh peran Baznas sebagai lembaga strategis dalam mengelola zakat dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui kolaborasi yang lebih solid antarwilayah.
Dewan Pembina Baznas Provinsi Banten, Syibli Sanjaya, menegaskan bahwa amil zakat memiliki posisi yang sangat strategis dan mulia dalam Islam. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an menyebut “wal amilina alaiha” yang menunjukkan kedudukan amil berada pada posisi tinggi dalam mengelola zakat.
“Amil bukan sekadar pengumpul zakat, tetapi memiliki peran strategis dalam mengelola dan mendistribusikan zakat untuk kemaslahatan umat. Karena itu, amil harus memiliki kapasitas keilmuan tentang zakat serta kesiapan fisik untuk mengabdi,” ujar Syibli.
Ia menekankan, amil zakat harus menguasai ilmu terkait regulasi dan fikih zakat agar pengelolaan berjalan sesuai aturan dan syariat. Selain itu, kondisi fisik yang prima juga menjadi syarat penting agar pelayanan kepada umat dapat berjalan optimal.
Ketua Baznas Provinsi Banten, Wawan Wahyudin, mengajak seluruh jajaran untuk menjaga keikhlasan dan meningkatkan kualitas ibadah serta pelayanan pasca Ramadan. Ia mengingatkan bahwa capaian dalam pengelolaan zakat tidak boleh menimbulkan kesombongan, melainkan harus diiringi dengan sikap tawadhu dan evaluasi diri.
“Sekecil apa pun capaian kita jangan menjadi kesombongan. Justru harus semakin memperkuat keikhlasan dan semangat dalam melayani umat,” kata Wawan.
Menurutnya, momentum Ramadan harus menjadi pijakan untuk meningkatkan program-program Baznas, baik dalam penghimpunan maupun pendistribusian zakat. Ia juga mendorong agar pengalaman selama ini menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan inovasi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Program yang sudah baik harus dilanjutkan dan ditingkatkan. Kita juga perlu belajar dari pengalaman, memahami tantangan di lapangan, dan merumuskan langkah yang lebih inovatif,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten, Komarudin, yang mewakili Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya sinergi antara Baznas dan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, Baznas memiliki kontribusi nyata dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui program-program berbasis zakat yang menyentuh langsung kebutuhan umat.
“Sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah harus terus diperkuat. Baznas menjadi mitra strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Banten,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Baznas se-Banten diharapkan semakin solid dalam membangun kolaborasi, memperkuat inovasi program, serta mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.(Red/Dede)







