Home / Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 23:58 WIB

Warga Bangkonol Murka: Pengelolaan Sampah TPA Bangkonol Makin Kacau

Caption: puluhan warga Bangkonol saat melakukan aksi di TPA Bangkonol. | Dok. Difeni - BNC

Caption: puluhan warga Bangkonol saat melakukan aksi di TPA Bangkonol. | Dok. Difeni - BNC

BagusNews.Co – Persoalan tentang sampah kini kembali menjadi perhatian publik. Warga bangkonol kembali murka lantaran persoalan sampah yang di nilai tidak memiliki peraturan yang jelas.

Yani, selaku pemandu aksi, mengatakan bahwa mewakili suara masyarakat bangkonol dan sekitarnya kebijakan pemerintah tentang sampah tidak memiliki hasil yang baik.

” Sudah di ganti semuanya tapi pada kenyataannya semua semakin buruk,” ungkapnya pada Selasa, 7 April 2026.

Di beritakan sebelum nya, bahwa bupati Pandeglan, Raden Dewi Setiani, melakukan inspeksi mendadak ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol pada Selasa (12/08/2025) Siang. Dalam kunjungannya, Dewi menyoroti langsung kondisi pengelolaan sampah yang dinilai memprihatinkan dan tidak sesuai standar kebersihan lingkungan.

Dewi menegaskan akan mengambil langkah tegas dengan mencopot Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Bangkonol dan Kepala BUMD PBM.

Baca Juga :  Ketua DPRD Pandeglang Sidak ke TPA Bangkonol

“Masyarakat wajar jika mengeluh bau dan juga kotor, memang kenyataannya memang seperti ini. Tadi saya pastikan hari ini juga agar kepala UPT nya di copot, juga kepala Pandeglang Berkah Maju (PBM) harus di evaluasi ulang dan juga harus di copot, Kepala Dinas Lingkungan Hidup juga akan dievaluasi, ” kata Bupati Dewi, kepada wartwan.

Namun nyatanya, setelah sembilan bulan dari adanya pencopotan jabatan, masyarakat menilai bahwa tidak adanya perubahan yang lebih baik.

Parahnya, sampah berserak menumpuk sampai batas pagar yang dibuat warga, dengan alasan tidak ada solar.

Baca Juga :  Hari Kedua Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Ciujung, Korban Belum Ditemukan

“Ini lebih parah kami sudah berulang kali melakukan sidak dan acak acakan sampah, dan kemarin hari Rabu Kamis Jumat itu sampah sampai ke pagar besi dan mungkin itu tidak akan di atasi oleh mereka, klo kami tidak melakukan sidak jadi warga datang berbondong-bondong barulah kemudian di tertibkan jadi amat sangat ironi,”

Yani, menegaskan bahwa aksi ini di lakukan untuk membuat pemerintah kabupaten Pandeglang mengetahui fakta di lapangan dan menuntut pengelolaan sampah dengan baik.

“Ini semua tidak ada sampah dari luar hanya sampah dari dalam ternyata untuk mengelola sampah dari dalam saja mereka tidak mampu. Ya maka kami lakukan aksi ini.” Pungkasnya. (Red/Difeni)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Al Muktabar Lepas Satgas Operasi PAM Pulau Terluar

Daerah

Hadiri Grand Final Ambrank Cup 2025, Wabup Iing Ajak Pemain Junjung Tinggi Sportivitas

Daerah

Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim Apresiasi Pengamanan di Wisata Pantai

Daerah

Ada Gunungan Sampah di Ciruas, Warga Tagih Janji Zakiyah-Najib

Daerah

H-3 Masa Jabatan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar : Kita Bekerja Seperti Biasa

Daerah

Jelang Ramadan, Harga 1 Kg Daging Sapi di Pasar Rau tembus Rp130 Ribu

Daerah

Wanita Cantik Pengedar Sabu Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten

Daerah

Rayakan HUT RI, Wartawan Banten Lomba Mancing dan Tangkap Ikan Semarak Kemerdekaan