Home / Politik

Minggu, 4 Agustus 2024 - 19:53 WIB

Jelang Pilkada Kota Serang 2024, Ratu Ria dan Achmad Herwandi Bertemu Bahas Hal Ini

BagusNews.Co – Tidak sampai sebulan lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang akan membuka pendaftaran pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Serang, tepatnya pada 27-29 Agustus 2024.

Tentunya dengan hal tersebut, membuat para bakal calon terus berupaya melakukan komunikasi, baik antara satu bakal calon dengan yang bakal calon lainnya. Baik secara individu maupun secara kepartaian.

Dua bakal calon Walikota Serang Ratu Ria Maryana dan Achmad Herwandi melakukan pertemuan. Pertemuan kedua tokoh politik ini berlangsung di Kediaman Ratu Ria, di Ciceri, Kota Serang, pada Sabtu 3 Agustus 2024, lalu.

Informasi yang dihimpun, mereka bertemu membahas soal perkembangan politik jelang Pilkada Serang 2024.

“Iya benar, saya dan Bu Ria bertemu. Biasa kita silaturahmi dan diskusi soal situasi dan perkembangan bagaimana merumuskan perbaikan Kota Serang,” kata Herwandi kepada awak media.

Herwandi mengaku, pertemuan dengan Ratu Ria yang merupakan bakal calon dari Partai Golkar itu, sebagai bentuk komunikasi politik atas tugas yang diberikan Partai Demokrat kepada dirinya sebagai bakal calon Walikota Serang.

Baca Juga :  Daftarkan Bacaleg, 20 Kursi Menjadi Target Partai Gerindra Untuk di DPRD Provinsi Banten

“Kan saya ditugaskan oleh Partai Demokrat untuk melakukan komunikasi dan konsolidasi untuk Pilkada Kota Serang, makanya saya melaksanakan tugas itu,” ucapnya.

“Bu Ria ini kan Ketua DPD Partai Golkar yang juga mendapat tugas dari partainya untuk maju di Pilkada Kota Serang, makanya saya ketemua dengan beliau untuk diskusi soal situasi politik dan isu-isu pembangunan di Kota Serang,” ucap Herwandi.

Soal kemungkinan berpasangan, Herwandi mengatakan, itu bagian dari partai. Dirinya hanya menjalankan tugas melakukan komunikasi politik.

Apalagi, baik Demokrat dan Golkar membutuhkan teman koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilkada Kota Serang.

Menurut Herwandi, yang lebih penting dari itu adalah bagaimana semua kandidat yang maju merumuskan arah kebijakan pembangunan Kota Serang untuk lima tahun yang akan datang.

Kata dia, Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten masih banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan. Itu semua dapat terlaksana, jika ada kerjasama atau kolaborasi dari semua pihak.

Baca Juga :  Bawaslu Kabupaten Serang Temukan Tiga Kasus Politik Uang di Pemilu 2024

“Saya kira Pilkada inilah momentum yang pas untuk sama-sama membicarakan arah pembangunan ke depan. Dan saya meyakini siapapun yang maju punya niatan untuk memperbaiki Kota Serang,” ucapnya.

Menurutnya, Ria punya pengalaman sebagai ketua partai pemenang di Kota Serang dan Wakil Ketua DPRD Kota Serang.

“Tentu Bu Ria harus kita akui sebagai salah satu tokoh potensial yang selama ini punya pengalaman di pemerintahan. Makanya kita silaturahmi untuk tukar tambah pengalaman dan rumusan bagaimana Kota Serang ke depan,” katanya.

Sebelum bertemu dengan Ratu Ria, Herwandi juga mengaku melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh lainnya. Baik dengan pimpinan partai politik atau pun para kandidat lainnya.

Dikatakan Herwandi, komunikasi tersebut tidak hanya membahas urusan politik. Melainkan juga soal langkah melakukan percepatan pembangunan di Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten.

“Kota Serang ini etalase Provinsi Banten. Kalau kita bisa dorong percepatan pembangunan di Kota Serang, maka kita bisa merampungkan separuh PR Provinsi Banten,”pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Kepala Daerah Ingin ikut Pilkada, Yedi Ramhat : Harus Mundur Dari Jabatannya Terlebih Dahulu

Politik

PDI Perjuangan Kota Serang Mulai Siapkan Guraklih untuk Menangkan Pilkada 2024

Politik

Relawan Prabowo-Gibran Prioritaskan 3 Segmen Suara Pada Pilpres 2024

Daerah

Bawaslu Kabupaten Serang Fokus Awasi Money Politics dan Netralitas ASN

Daerah

Timsel Calon Anggota Bawaslu Provinsi Banten Pastikan Tidak Ada Perpanjangan Pendaftaran

Daerah

Jelang Pemilu 2024, KPU Banten Catat Ada 9 Caleg Meninggal Dunia

Politik

19 Petugas Pemilu di Banten Meninggal Dunia, Terbanyak di Kabupaten Tangerang

Daerah

Imbas Pemindahan Lokasi TPS, Ratusan Warga Pulau Sangiang Ancam Golput Saat Pemilu