BagusNews.Co – Pj Walikota Serang Nanang Saefudin menyikapi kondisi SD Negeri Suci yang kondisinya nyaris roboh, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Nanang mengungkapkan, anggaran yang terbatas menjadi faktor utama bagi Pemkot Serang dalam membantu SDN Suci untuk memperbaiki bangunan yang sudah tidak layak.
“Lagi-lagi banyak hal yang masih menjadi kendala terutama keterbatasan APBD yang kita miliki,” kata Nanang, Kamis, 19 Desember 2024.
Nanang mengakui jika dalam APBD 2024 tidak ada slot anggaran untuk memperbaiki SDN Suci, padahal sekolah tersebut sudah lama dalam kondisi yang memprihatinkan.
Nanang berjanji akan mengalokasikan anggaran pembangunan pada APBD 2025.
“Tapi tentu nanti akan kita cover pada tahun anggaran 2025, mana yang prioritas, bangunan mana yang benar-benar sangat memprihatikan,” tutur Nanang.
Lanjut Nanang, untuk tahun ini Pemkot Serang belum bisa membantu langsung dalam proses perbaikan SDN Suci.
“Tentu kan program kegiatan berbasis anggaran, karena 2024 kan sudah hampir selesai ya,” jelasnya.
Pantauan BagusNews.Co, SDN Suci yang kondisinya sangat memprihatinkan ini dibangun sejak 1983, namun tidak pernah dilakukan perbaikan.
Sekolah yang menampung lebih dari 400 siswa ini, kondisinya sangat membahayakan terlebih di musim penghujan.
Pintu-pintu kelas yang sudah banyak berlubang, hingga dinding bangunan yang sudah kusam karena tak pernah tersentuh perbaikan selama puluhan tahun.
Bahkan tiang-tiang penyangga bangunan nampak rapuh, sehingga saat hujan turun siswa diminta untuk keluar kelas oleh para guru.
Selain nyaris roboh, SDN Suci juga tak memiliki MCK, bahkan perpustakaan dan kantin pun terpaksa dijadikan ruang kelas.
Kelapa Sekolah SDN Suci, Dedi Salafudin mengungkapkan, sempat ada harapan saat Pj Walikota sebelumnya (Yedi Rahmat) sempat menjanjikan untuk memperbaiki SDN Suci tahun 2024 melalui Dana CSR.
“Tapi baru rencana, Pak Yedi keburu diganti,” tutur Dedi. (Red/Lathif)







