Home / Hukum dan Kriminal

Sabtu, 19 Juli 2025 - 10:21 WIB

Polres Serang Tindak Lanjuti Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Keamanan Proyek Gardu PLN

Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady saat diwawancarai wartawan l Dok. Dwi MY-BNC

Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady saat diwawancarai wartawan l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Polres Serang tengah menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di area proyek urukan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV), Jalan Raya Kampung Pasir Baru, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kejadian tersebut dan memanggil sejumlah saksi yang relevan.

“Dengan adanya laporan tersebut, akan kami lakukan penyelidikan atas kejadian yang dilaporkan,” ujar Andi saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat, 18 Juli 2025.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan memanggil semua pihak yang terkait dalam dugaan penganiayaan ini untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan.

Dikonfirmasi sebelumnya, insiden pengeroyokan ini melibatkan seorang pengendara sepeda motor bernama Pakrudin, warga Kampung Pasir Salam, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

Ia mengaku menjadi korban kekerasan fisik dari sekelompok orang yang diduga berasal dari kelompok pengamanan proyek pengurukan untuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga :  Marak Aksi Premanisme, KNPI Kota Serang Temui Kapolresta

Pakurudin menceritakan, kejadian tersebut bermula setelah ia selesai bekerja dan hendak menunaikan salat Magrib.

Saat dalam perjalanan pulang, di tengah kemacetan lalu lintas, ia sempat mengeluh kepada petugas keamanan proyek mengenai kondisi jalan yang rusak dan licin akibat material urugan yang tergenang air hujan.

“Bang, kalau caranya kayak begini, punya jalan sendiri,” katanya kepada petugas.

Reaksi agresif langsung muncul dari sejumlah orang di lokasi, dan tanpa diduga, saat mengendarai sepeda motornya, Pakrudin tiba-tiba diserang dari belakang.

Ia kemudian ditarik dan dikeroyok oleh pelaku. Beruntung, kejadian tersebut terekam oleh video amatir yang berada di sekitar lokasi, yang kemudian menjadi bukti penting dalam penyelidikan.

Menurut Pakrudin, pelaku yang terlibat berasal dari kelompok yang bertanggung jawab atas pengamanan proyek tersebut.

Baca Juga :  Polres Serang Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

Salah satu pelaku utama yang ia kenal berinisial Td, warga asal Lampung yang memiliki istri di Desa Ketos. Selain itu, ada pria yang biasa dipanggil Haji, yang disebut sebagai pelaku utama yang memukulnya.

“Haji itu yang mukul, kalau T ini yang cekik saya dari belakang,” ujarnya.

Kondisi jalan di sekitar proyek selama ini memang menjadi keluhan warga, terutama karena material urukan yang tergenang air hujan membuat permukaannya licin.

Banyak pengendara yang terpeleset dan jatuh akibat kondisi tersebut, termasuk Pakrudin. Ia mengalami luka sobek di pelipis kanan dan memar di pipinya akibat penganiayaan.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Serang sekitar pukul 19.00 WIB hari yang sama.

Pakrudin berharap, pihak proyek dapat lebih memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan, mengingat jalan yang digunakan adalah jalan umum yang seharusnya aman dan tidak mengganggu pengendara lain. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Hukum

Kasus Pembunuhan Tukang Cilok, Luka Sajam dan Memar Jadi Petunjuk Polisi

Daerah

Mahasiswa Desak Kejati Usut Tuntas Kasus Pembebasan Lahan Situ Ranca Gede

Daerah

DPRD Desak Pemkab Serang Tutup Tempat Hiburan Malam

Hukum dan Kriminal

Polresta Tangerang Bubarkan Balap Lari Jelang Sahur di kawasan Alun-alun Tigaraksa

Daerah

Usaha Bangkrut, Tukang Rongsok Curi 150 Tabung Gas di Petir dan Tunjungteja Kabupaten Serang

Daerah

Kapal Kandas Hingga Fasilitas Pelabuhan Merak Rusak

Daerah

Polisi Ciduk Terduga Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Tukang Cilok di Cikupa

Daerah

BNN Banten Musnahkan 4 Kg Ganja dan Sabu