Home / Daerah

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:26 WIB

Wagub Dimyati Natakusumah Instruksikan MoU Terkait Pengelolaan Sampah Antara Pandeglang dan Tangsel Dibatalkan

BagusNews.Co – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk dapat menghentikan dan membatalkan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama terkait penanganan dan pengelolaan sampah.

Dimyati mengaku, pihaknya telah mengecek langsung kondisi dari TPA Bangkonol, bahkan dirinta menerima sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

“Saya pelajari dan saya kaji, bahkan saya telah memanggil Wakil Walikota Tangerang selatan dan Bupati Pandeglang terkait hal tersebut,” ungkap Dimyati Natakusumah kepada wartawan pada Minggu, 31 Juli 2025.

Baca Juga :  Koperasi Pandeglang Wajib Sejahterakan Anggota di Tengah Badai Ekonomi

Selanjutnya, Dimyati meminta MoU antara Pemkab Pandeglang dan Pemkot Tangsel terkait pengelolaan sampah untuk dapat dibatalkan.

“Saya tidak mau ada pembuangan sampah sebelum lokasi itu dibenahi dulu dan aspirasi masyarakat bagaimana. Kalau aspirasi masyarakat meminta tidak mau dengan itu, ya jangan dilakukan,” katanya.

“Sekarang saya bukan lagi menghimbau, ini instruksi batalkan MoU itu. Jadi MoU antara Tangerang Selatan dan Kabupaten Pandeglang,” sambungnya.

Selain itu, Dimyati juga menyarankan Pemkot Tangerang Selatan untuk dapat mencari lokasi lain dan tidak melanjutkan pembuangan sampah me TPA Bangkonol. Lantaran situasi dan kondisi TPA Bangkonol belum siap.

Baca Juga :  Rutan Pandeglang Cetak Narapidana Jadi Mekanik Handal, Siap Reboisasi Kriminal ke Usaha Mandiri

Tidak hanya itu, Dimyati juga menilai jika kerja sama tersebut terus dilakukan, dikhatirkan akan menimbulkan beberapa hal yang tidak diinginkan. Diantaranya dengan perjalanan yang panjang dan melalui beberapa daerah.

“Jadi saya minta batalkan MoU dan tolong Tangsel kelola sendiri (sampahnya, red)  cari ruang yang mana bisa bekerja sama. Rencananya juga dengan Bogor, silakan dengan Bogor, tapi dengan Pandeglang karena rentang kendalinya terlalu jauh, dan kesiapan Pandeglang belum siap. Jadi batalkan,” pugkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jawara Mobile Sebagai Tonggak Awal Transformasi Layanan Digital Bank Banten

Daerah

Komunitas Pelaku Usaha Wedding Bagikan Takjil Dengan Busana Pengantin

Daerah

Dukung Kemajuan E-Sport Indonesia, Des Ganjar Gelar Turnamen Mobile Legends di Serang

Daerah

Pemkot Serang Bongkar Tempat Hiburan Malam Berkedok Bengkel

Daerah

Libur Nataru, Ratusan Ribu Wisatawan Kunjungi Pantai Anyer-Cinangka

Daerah

25 BUMDes di Kabupaten Pandeglang Tidak Aktif

Daerah

Tingkatkan Kesejahteraan Warga Mustahik, 62 Rumah Layak Huni Disalurkan Baznas Pandeglang

Daerah

Diduga Bunuh Diri, Tim SAR Evakuasi Korban di Galian Harjatani Kramatwatu