Home / Daerah

Selasa, 16 September 2025 - 11:05 WIB

Pemohon SKCK di Polres Pandeglang Alami Lonjakan

sejumlah honorer  mengantri untuk membuat permohonan SKCK | Dok. Difeni-BNC

sejumlah honorer  mengantri untuk membuat permohonan SKCK | Dok. Difeni-BNC

BagusNews.Co – Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tahun 2025 di Kabupaten Pandeglang memicu lonjakan besar permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Ribuan tenaga honorer memadati layanan pembuatan SKCK di Polres dan Polsek sebagai syarat wajib administrasi pendaftaran PPPK paruh waktu.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang sejak pagi hari. SKCK memang menjadi salah satu persyaratan utama yang harus dipenuhi calon PPPK paruh waktu.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperpanjang batas waktu pengisian dokumen bagi peserta seleksi PPPK paruh waktu Tahun Anggaran 2024. Berdasarkan surat BKN Nomor 13834/B-KS.04.01/SD/D/2025, pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang semula berakhir 20 September 2025 diperpanjang hingga 22 September 2025. Sedangkan usul penetapan Nomor Induk (NI) diperpanjang sampai 25 September 2025.

Baca Juga :  Job Fair Disnaker Pandeglang Hadirkan 15 Perusahaan, Serap 908 Pelamar Kerja

Bripka Supriyanto, petugas pembuat SKCK di Polres Pandeglang menyampaikan terdapat peningkatan drastis pemohon hingga 100 persen.

Menurutnya, biasanya hanya 40-50 pemohon per hari, kini jumlahnya melampaui 500 orang.

“Polres Pandeglang saat ini kami melayani administrasi pembuatan SKCK untuk para PPPK paruh waktu,” kata Supriyanto di Mapolres Pandeglang, Selasa, 16 September 2025.

Ia menambahkan bahwa total pemohon SKCK untuk pendaftaran PPPK di wilayah Pandeglang sudah melebihi 4.000 orang. Pelayanan dilakukan tidak hanya di Polres tapi juga di seluruh Polsek jajaran.

Baca Juga :  Marak Isu Penjualan Pulau, BPN : Tidak Ada Undang-Undang yang Membolehkan Privatisasi

“Kami bersama Polsek jajaran tetap buka Sabtu dan Minggu untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Gunawan Setiari, salah satu tenaga honorer calon PPPK, mengaku sempat kesulitan mengurus SKCK karena aplikasi online bermasalah.

“Jumat kemarin ke sini, tapi aplikasinya error. Sempat muter-muter aja dan baru tahu harus pakai aplikasi. Karena bermasalah, akhirnya Senin datang lagi langsung ke sini,” ujarnya.

Gunawan berharap proses seleksi PPPK berjalan lancar dan adil bagi tenaga honorer.

“Semoga semua rekan honorer yang mendaftar bisa lolos. Kami memang ingin keadilan, semoga tercapai,” pungkasnya.(Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Andra Soni Harap Provinsi Banten Pertahankan Tradisi Juara di Pornas Korpri 2025

Daerah

Pandeglang Semarak HKN Ke-61, Bupati Dukung Penuh Kampanye Gizi Lewat Jalan Sehat Kreatif

Daerah

Alumni Lemhanas Banten Bekali Nilai-nilai Kebangsaan Anggota Paskibraka Provinsi

Daerah

Pemutihan Tunggakan Pajak Kendaraan, Kantor Samsat Cikande Siapkan Layanan Ekstra

Daerah

City Sanitation Summit AKKOPSI 2024 Digelar di The Royale Krakatau Hotel Cilegon

Daerah

Dapat Restu dari Wapres, Arief Wismansyah Mantap Nyalon Gubernur Banten

Daerah

Hari Kebaya Nasional, Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Daerah

THM Masih Marak, Pemkot Serang Rakor dengan TNI/Polri dan Ulama