Home / Daerah

Kamis, 18 September 2025 - 19:08 WIB

Kasus Korupsi PT SBM, Bupati Serang Lakukan Evaluasi Menyeluruh dan Pengawasan Ketat

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat diwawancarai wartawan l Dok. Dwi MY-BNC

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat diwawancarai wartawan l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan keprihatinannya terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan PT Serang Berkah Mandiri (SBM) selama periode 2019 hingga 2025.

Zakiyah menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Serang.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk meminimalisir potensi kerugian dan mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
yang menimpa Direktur Utama Isbandi Andriwinata Mahmud.

“Yang jelas saya prihatin atas kejadian yang menimpa Dirut PT SBM dan atas kejadian itu tentu ke depan kami akan mengevaluasi kinerja seluruh BUMD agar bisa meminimalisir potensi kerugian,” ungkap Zakiyah kepada wartawan pada Rabu, 17 September 2025.

Ia juga menegaskan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) akan diperintahkan untuk mengumpulkan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menggelar rapat khusus membahas nasib PT SBM, yang merupakan perusahaan milik pemerintah daerah.

Baca Juga :  Aset Tak Kunjung Diserahkan, Sekda Nanang: Jangan Debat Liar di Ruang Publik

Dalam rapat tersebut, hasilnya akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan menonaktifkan direktur utama atau memberikan sanksi administratif lainnya.

Zakiyah menambahkan bahwa langkah ini penting agar pengelolaan BUMD di Kabupaten Serang dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji secara mendalam permasalahan yang sedang dihadapi.

Ia menyatakan, mengingat 95 persen saham PT SBM dimiliki oleh Pemkab Serang, kajian tersebut akan meliputi aspek hukum dan bantuan-bantuan yang mungkin diberikan kepada Direktur Utama, mengingat keberadaan saham pemerintah di perusahaan tersebut.

“Kami sebagai pihak pemerintah yang memiliki saham di SBM tentunya akan mencoba mengkaji dari sisi hukum bantuan-bantuan apa yang bisa kita berikan kepada Pak Direktur kaitannya dengan bahwa SBM itu pemilik saham nya tetap pemerintah Kabupaten Serang,” ujar Zaldi.

Baca Juga :  Royal Baroe Jadi Magnet Baru Wisata di Kota Serang

Zaldi juga menyoroti bahwa masalah keuangan yang sering menimpa perusahaan milik daerah menjadi perhatian utama. Ia menjelaskan bahwa fungsi utama BUMD adalah membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang tidak bisa dijangkau langsung oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Ia menegaskan bahwa permasalahan bukanlah pada keberadaan BUMD, melainkan pada pengelolaan yang perlu diawasi secara ketat agar tidak terjadi penyimpangan.

“Dengan adanya kejadian ini sangat menyayangkan dan ke depannya kita akan memperketat pengawasan dan monitoring pelaksanaan kegiatan BUMD,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Andra Soni Berikan Sanksi Tegas Pegawai Pemprov Banten di Samsat Bila Terbukti Lakukan Pungli

Daerah

DKBP3A Kabupaten Serang Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting 2024

Daerah

Mahasiswi UIN SMH Banten Terpilih Jadi Google Student Ambassador 2025

Daerah

Lestarikan Warisan Budaya, Provinsi Banten Bahas Raperda Objek Pemajuan Budaya

Daerah

Imbas Efisiensi Anggaran, Bawaslu Kabupaten Serang Lakukan Pengawasan PSU Tanpa Kendaraan Dinas

Daerah

Masak Olahan Daun Kelor dan Talas Beneng, Virgojanti Ajak Para Ibu Kreasikan Pangan Lokal

Daerah

Akses Terputus, Para Siswa Terpaksa Lewati Runtuhan Jembatan di Pandeglang

Daerah

Virgojanti Buka Bazar UMKM DJPb Provinsi Banten