Home / Daerah

Senin, 6 April 2026 - 08:10 WIB

Luapan Kali Angke Lumpuhkan Cipondoh Kota Tangerang, Ratusan Rumah Warga Terendam

Banjir di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu, 5 April 2026 l Dok. Istimewa

Banjir di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu, 5 April 2026 l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Banjir merendam ratusan rumah di Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu, 5 April 2026. Ketinggian air yang mencapai 60 hingga lebih dari 120 sentimeter merendam ratusan rumah yang tersebar di tiga rukun warga (RW).

Banjir ini terjadi sebagai dampak hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu sore, 4 April 2026, sehingga menyebabkan Kali Angke meluap. Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Titik pengungsian meliputi rumah pemotongan hewan, masjid, serta kediaman kerabat. Sementara itu, sebagian warga lainnya memilih bertahan di lantai dua rumah mereka sembari berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari jangkauan air.

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang pun telah bergerak menangani banjir yang melanda wilayah Jembatan Polor hingga Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Luapan Kali Angke menjadi penyebab utama genangan air yang merendam permukiman warga, memaksa puluhan penduduk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Baca Juga :  Kopi Gunung Karang, Langkah Pemprov Banten Tingkatkan Produktivitas Wilayah Konservasi

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan, timnya telah bersiaga di lokasi sejak siang hari untuk mengantisipasi dampak luapan air. “Satu unit perahu dari UPT Ceper dikerahkan dan telah mendarat di wilayah Candulan RT 02/06, Kelurahan Petir, guna membantu proses evakuasi warga terdampak,” ungkap Mahdiar.

Puluhan warga telah mengungsi ke beberapa titik aman yang telah disiapkan, seperti Rumah Potong Hewan (RPH) dan Musholla Al Maarif. Namun, tidak sedikit pula warga yang memilih untuk bertahan di rumah mereka atau mengungsi sementara ke kediaman kerabat yang memiliki bangunan bertingkat.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Imbau Warga Siaga Dampak Cuaca Tak Menentu

Mahdiar menambahkan, ketinggian air sempat mencapai sekitar 120 sentimeter, namun berangsur surut hingga sekitar 30 sentimeter. Meskipun ada penurunan ketinggian air, petugas tetap disiagakan untuk memantau situasi dan memastikan keselamatan warga. “Petugas tetap bersiaga untuk memastikan keselamatan warga dan melakukan evakuasi lanjutan jika diperlukan,” jelas Mahdiar.

Menghadapi potensi cuaca buruk yang masih memungkinkan terjadinya hujan, BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan. Peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak bencana di masa mendatang. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pembentukan Koperasi Desa Dikebut, APDESI Merah Putih Banten: Ekonomi Pedesaan Tumbuh Pesat

Daerah

Sebagai Mitra KUB bank bjb, Tahun 2022 Bank Bengkulu Cetak Pertumbuhan Laba Bersih 30 Persen

Daerah

Walikota Serang Ingatkan Kadishub yang Baru, Soroti Penertiban Parkir hingga PAD

Daerah

Nihil Tanggapan Masyarakat, KPU Kota Serang Segera Tetapkan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota

Daerah

Diduga Konflik Rumah Tangga, Polresta Tangerang Ungkap Motif Kasus Pembunuhan di Tigaraksa

Daerah

Pemkot Serang Anggarkan Rp1,5 M Untuk Kendaraan Dinas Walikota dan Wakil Walikota Serang Baru

Daerah

Bangun Dua SMP Negeri Tahun Ini, Pemkot Cilegon Gelontorkan Anggaran Rp7 Miliar

Daerah

Cegah Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Kabupaten Serang Awasi Kegiatan Menteri Desa Yandri Susanto