Home / Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 21:21 WIB

Penataan Permukiman Nelayan Harus Terintegrasi, Anggota DPRD Banten Pinan : Dorong Kesejahteraan dan Potensi Wisata

BagusNews.Co – Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Demokrat, Pinan SH. menegaskan pentingnya penataan kawasan permukiman nelayan yang baik dan terintegrasi, guna memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

Hal tersebut disampaikan Pinan usai mendampingi kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di kawasan permukiman nelayan di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 16 April 2026.

Dikatakan Pinan SH, penataan kawasan permukiman nelayan tidak hanya sebatas memperbaiki kualitas hunian, tetapi juga harus mampu menciptakan lingkungan yang sehat, tertata, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Penataan permukiman nelayan yang baik akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dari sisi kenyamanan tempat tinggal, kesehatan lingkungan, maupun peningkatan produktivitas nelayan,” ungkap Pinan.

Baca Juga :  Lantik Bupati dan Wakil Bupati Serang, Andra Soni Ingatkan Pentingnya Sinergi dan Kesejahteraan Rakyat 

Selanjutnya, Pinan menilai kawasan permukiman nelayan yang tertata dengan baik juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.

Salah satu contoh yang dapat dikembangkan, kata Pinan, diantaranya kawasan permukiman nelayan di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang berada berdampingan dengan kawasan wisata mangrove.

“Jika ditata dengan baik, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat tinggal yang layak, tetapi juga bisa menjadi kawasan pariwisata yang menarik. Misalnya kedekatannya dengan wisata mangrove menjadi nilai tambah yang harus dimanfaatkan serta potensi lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pinan menuturkan pengembangan kawasan tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi baru, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta meningkatkan pendapatan nelayan dan keluarganya.

“Banyak potensi yang dapat dikembangkan, namun aspek kebersihan dan ketertiban juga harus menjadi perhatian masyatakat sekitar,” imbuhnya

Baca Juga :  Kemendagri Minta Pemkot Serang Dukung Asta Cita Presiden Pada RPJMD

Pada kesempatan itu, Pinan juga menekankan keberhasilan penataan kawasan permukiman nelayan sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, hingga masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci utama. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi antara pemerintah, DPRD, swasta, dan masyarakat agar penataan kawasan ini benar-benar optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pinan juga menyampaikan bahwa upaya tersebut sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta visi Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Ini sejalan dengan harapan pemerintah pusat, di mana pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pokja Wartawan Banten Gelar Raker di Anyer, Ini Hasilnya

Daerah

Bantu Pemudik, PMI Banten Turunkan 518 Relawan

Daerah

Wabup Pandeglang Desak Kolaborasi Total dan Transparansi untuk Maksimalkan PBB 2026

Daerah

Peringati Hari Pendidikan Nasional, Al Muktabar Singgung Angka Partisipasi Sekolah Provinsi Banten

Daerah

580 Pengurus DPAC Partai Demokrat Se-Kabupaten Tangerang Dilantik

Daerah

Pj Sekda M Tranggono Menilai Suatu Keberhasilan Provinsi Banten Hasil Dari Keberhasilan Kabupaten/Kota

Daerah

Al Muktabar Sebut Rancangan APBD Banten TA 2025 Fokus Pada Layanan Dasar

Daerah

Bupati Tangerang Ajak IKA PMII Perkuat Pembangunan Daerah