Home / Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 15:28 WIB

Harlah ke-80 Muslimat NU di Banten, Wagub Dimyati Ajak Perempuan Jadi Sosok Tangguh

BagusNews.Co – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menghadiri acara Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Halalbihalal Pengurus Wilayah Muslimat NU Banten. Acara tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Jalan Raya Palima–Cinangka, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Sabtu, 25 April 2026.

​Dalam sambutannya, Dimyati mengingatkan pentingnya meneladani sejarah berdirinya Muslimat NU yang gagasan awalnya muncul pada Muktamar NU ke-13 tahun 1938 di Menes, Kabupaten Pandeglang.

​”Harlah harus menjadi momentum untuk mengingat sejarah berdirinya Muslimat NU. Ibu-ibu Muslimat NU memiliki toleransi yang tinggi, semangat berdakwah, serta loyalitas yang kuat terhadap bangsa, negara, dan keluarga,” ujar Dimyati.

​Ia juga menekankan bahwa kaum perempuan memiliki peran krusial sebagai pembimbing anak. Dimyati berharap anggota Muslimat NU dapat terus menjadi sosok yang tangguh, terampil, dan tawaduk.

Baca Juga :  Dukung Andra Soni-Dimyati, Abuya Asep : Santri Jangan Golput

​”Ibu-ibu dimuliakan oleh Allah SWT. sebagai pendidik generasi penerus. Saya berpesan agar tetap menjadi pribadi yang baik, sopan, dan santun,” tambahnya.

​Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, dalam kesempatan yang sama menegaskan kembali kedekatan sejarah organisasi ini dengan tanah Banten. Menurutnya, pembahasan mengenai keterlibatan perempuan di NU pertama kali mencuat di Menes.

​Tahun ini, Harlah ke-80 Muslimat NU mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneguhkan Peradaban.”

​”Terima kasih kepada warga Muslimat Banten. Semoga perjuangan ibu-ibu di Muslimat NU menjadi ibadah dan mendapat rida dari keluarga,” tutur Khofifah.

​Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Muslimat NU yang juga menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyebut Muslimat NU sebagai organisasi perempuan terbesar di dunia dengan anggota lebih dari 32 juta orang.

Baca Juga :  Wagub Banten Dimyati: MBG Harus Berorientasi Sosial Bukan Bisnis

​”Di usia ke-80 ini, Muslimat NU terus konsisten menjaga Islam yang rahmatan lil alamin dan menjadi penopang bangsa. Indonesia tidak hanya butuh orang pintar dan profesional, tetapi juga membutuhkan doa tulus dari para ibu,” kata Arifatul.

​Ketua PW Muslimat NU Banten, Ratu Rachmatuzakiyah, melaporkan bahwa peringatan Harlah ini dihadiri oleh sekitar 3.000 jemaah. Sebelum acara puncak, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

​”Kami telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk penurunan stunting, kunjungan ke rumah perlindungan lansia, serta ziarah ke makam Nyai Siti Sarah, salah satu tokoh inisiator Muslimat NU di Banten,” jelas Zakiyah.

​Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan suntikan moral dan semangat bagi pengurus untuk terus memajukan umat di Provinsi Banten.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni Gandeng Tim IPB Lakukan Pemeriksaan Pohon di Gedung Negara

Daerah

Antisipasi Banjir dan Kerusakan Jalan Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Drainase

Daerah

DPRD Kota Serang Temukan Bantuan BPJS kesehatan PBI Tak Tepat Sasaran

Daerah

Warga Bangkonol Murka: Pengelolaan Sampah TPA Bangkonol Makin Kacau

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Peran Pengawas Sekolah, Tingkatkan Pelayanan Pendidikan

Daerah

Al Muktabar Tinjau PPDB dan Sarpras di SMKN 1 dan 2 Rangkasbitung

Daerah

Warga Ciruas Tewas Saat Rumah Ambrol, Pemkab Serang Janji Lakukan Perbaikan

Daerah

Pemerintah Terus Berupaya Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat