Home / Daerah / Pemerintah

Senin, 15 Juni 2026 - 15:11 WIB

Ingatkan ASN, Walikota Tangsel: Pelayanan Publik Harus Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat menghadiri rapat teknis penilaian penyelenggaraan pelayanan publik di Puspemkot Tangsel l Dok. Istimewa

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat menghadiri rapat teknis penilaian penyelenggaraan pelayanan publik di Puspemkot Tangsel l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) harus memandang pelayanan publik lebih dari sekadar urusan administrasi dan prosedur birokrasi agar setiap layanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat nyata.

Demikian disampaikan Benyamin Davnie, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), saat membuka rapat teknis penilaian penyelenggaraan pelayanan publik di Puspemkot Tangsel, Senin, 15 Juni 2026.

Dalam kesempatan itu, Benyamin menegaskan, hal itu didasari oleh kenyataan, masyarakat tidak menilai birokrasi berdasarkan status kepegawaian atau latar belakang pendidikan ASN, melainkan dari kualitas layanan yang mereka rasakan secara langsung.

“Masyarakat tidak melihat apakah itu PNS, PPPK, ataupun pangkat dan lulusannya. Yang mereka lihat adalah apakah pelayanan publik yang diberikan dapat mereka terima dengan baik,” ujarnya.

Benyamin menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Komitmen tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menempatkan pelayanan publik, peningkatan daya saing daerah, dan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama penyelenggaraan otonomi daerah.

Baca Juga :  Pembahasan Rancangan APBD Perubahan 2023 Kota Serang Dikebut

Oleh karena itu, ia menjelaskan, Pemkot Tangsel terus mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif dan efisien.

Salah satu inovasi yang diunggulkan adalah platform Tangsel One yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan. Melalui platform ini, pengelolaan pelayanan publik diarahkan bertransformasi dari pendekatan yang berorientasi pada target dan proses menjadi lebih berfokus pada kebutuhan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Benyamin menyatakan, semua kinerja akan dievaluasi sebagai bagian dari akuntabilitas kepada masyarakat. “Dan, isu-isu yang dilaporkan melalui berbagai saluran akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait,” ujarnya.

Baca Juga :  Realisasi Pendapatan Baru Mencapai 78,9 Persen, Tempatkan Banten Diurutan Ke-14 Secara Nasional

Ia juga menegaskan, seluruh program pelayanan publik yang dijalankan merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah atas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 disampaikan kepada DPRD pada hari yang sama sebelum dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Banten. Jadi, tidak hanya staf, tetapi juga Walikota juga akan dievaluasi oleh Menteri Dalam Negeri.

“Kita semua harus terus meningkatkan kualitas pelayanan agar hasilnya meningkat secara kolektif,” ungkap Benyamin. Dengan memanfaatkan teknologi dan meningkatkan akuntabilitas, diharapkan pelayanan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan warga secara nyata dan berkelanjutan. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

FKUB Kabupaten Serang Belajar Toleransi di Bali: Misi untuk Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama

Daerah

Pemkot Serang Alihkan Pasar Jedogan ke Pasar Kepandean

Daerah

Menuju Generasi Emas, Pemkab Pandeglang Dorong Implementasi Program MBG

Daerah

Sapa Para Pemudik Kendaraan Roda Dua, Andra Soni Tinjau Pelabuhan Ciwandan

Daerah

Babak Kualifikasi PON XXI, Tim Hoki Putri Banten Kalahkan DKI Jakarta

Daerah

Kumala Minta Penegak Hukum Netral dan Tidak Cawe-cawe di Pilkada Banten

Daerah

Wakili Banten, Cisauk Masuk 5 Besar Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2023

Daerah

Pemkot Serang Bakal Bangun JPO Digital, Dukung Kehadiran Alun-alun Baru