Home / Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:31 WIB

Sempat Pikirkan Biaya di Sekolah Swasta, Marwannudin Bersyukur Anaknya Terbantu Program Sekolah Gratis

BagusNews.Co – Raut lega terpancar dari wajah Marwannudin, seorang buruh harian lepas asal Cidangiang, Kabupaten Pandeglang. Di tengah penghasilan yang tidak menentu dari pekerjaan merenovasi dan membangun rumah, ia sempat diliputi kekhawatiran ketika putra semata wayangnya, Muchtar Febriansyah, tidak diterima di sekolah negeri.

Muchtar sebelumnya mendaftar ke SMKN 2 Pandeglang. Namun, karena keterbatasan kuota, ia belum berhasil diterima. Kondisi tersebut membuat Marwannudin dan istrinya harus mempertimbangkan pilihan sekolah swasta, meski diiringi kekhawatiran mengenai biaya pendidikan.

“Awalnya sempat berdebat dengan istri karena memikirkan biaya sekolah. Saya bekerja sebagai buruh harian lepas, penghasilan tidak menentu. Tetapi setelah melihat informasi di media sosial tentang Program Sekolah Gratis untuk sekolah swasta dari Pemerintah Provinsi Banten, saya merasa sangat senang dan terbantu,” kata Marwannudin.

Baginya, pendidikan anak merupakan prioritas yang harus terus diperjuangkan. Muchtar merupakan anak satu-satunya sekaligus harapan besar keluarga.

“Dia anak satu-satunya. Apa pun keadaannya, saya akan terus memperjuangkan pendidikannya karena dia harapan keluarga,” ujarnya.

Marwannudin mengaku, tanpa adanya Program Sekolah Gratis SMA, SMK, dan SKh swasta dari Pemerintah Provinsi Banten, beban ekonomi keluarganya akan semakin berat. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja ia harus bekerja keras agar keluarganya tetap dapat bertahan.

Baca Juga :  Dimyati Natakusumah: Gebrag Ngadu Bedug Momentum Lestarikan Budaya Keislaman

“Kalau program ini tidak ada, tentu sangat berat. Untuk kebutuhan keluarga sehari-hari saja saya harus berpikir keras. Tetapi untuk pendidikan anak, saya pasti akan mengutamakannya,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten Andra Soni yang telah menghadirkan kebijakan tersebut.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur Andra Soni atas Program Sekolah Gratis ini. Program ini sangat membantu masyarakat kecil seperti saya. Saya berharap program ini terus berlanjut karena masih banyak anak-anak yang ingin sekolah, tetapi terkendala biaya atau tidak mendapatkan kesempatan di sekolah negeri,” katanya.

Kini, Muchtar resmi menjadi siswa kelas X Jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) di SMK PGRI 1 Pandeglang. Ia mengaku sempat khawatir membebani orang tuanya apabila harus bersekolah di sekolah swasta.

“Saya pernah bertanya kepada orang tua apakah sanggup membiayai sekolah saya di swasta. Alhamdulillah ada Program Sekolah Gratis, jadi saya bisa melanjutkan sekolah tanpa membebani orang tua,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Carenang, Kabupaten Serang, Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram

Muchtar memilih SMK PGRI 1 Pandeglang karena memiliki jurusan yang sesuai dengan minatnya. Saat masih bersekolah di SMP Negeri 1 Majasari, ia aktif mengikuti kegiatan Pramuka dan Rampak Bedug.

Sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya, Muchtar bertekad belajar lebih giat agar dapat meraih prestasi dan membanggakan kedua orang tuanya.

“Saya senang dan berterima kasih kepada Pak Gubernur Andra Soni atas Program Sekolah Gratis ini. Saya akan belajar sungguh-sungguh, rajin sekolah, dan berusaha meraih prestasi agar bisa membanggakan orang tua,” pungkasnya.

Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah, sekaligus memberikan ketenangan bagi orang tua dalam mewujudkan cita-cita anak-anaknya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

KPU Kabupaten Serang Gelar Debat Perdana Jumat Ini

Daerah

Gelar Pasar Takjil, BMS Creative : Wujud Nyata Mendorong Pelaku UMKM Berkembang

Daerah

Komisi I DPRD Banten Dorong Pemprov Buat Regulasi Masa Purna Honorer

Daerah

Momentum Diesnatalis Ke 69, GMNI Serang Soroti Kenaikan Harga Sembako dan Inflasi Daerah

Daerah

Pelatihan Konten Digital di Tangsel Tingkatkan Kreativitas dan Keterampilan Masyarakat

Daerah

Demi Prestasi, DPRD Kota Serang Gagas Raperda Keolahragaan Daerah

Daerah

Mulai Dari Pencarian Korban Hingga Pembersihan Puing Reruntuhan, BPBD Banten Bantu Korban Gempa Cianjur

Daerah

Lebaran Jatuh Hari Sabtu, Budi-Agis Akan Sholat Ied di Alun-alun Kota Serang