BagusNews.Co- Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengajak generasi muda melestarikan pencak silat, sebagai warisan budaya Indonesia.
Menurut Dimyati, selain menjadi seni bela diri dan cabang olahraga, pencak silat juga memiliki banyak manfaat dalam membentuk karakter dan kedisiplinan.
“Pencak Silat harus terus diwariskan,” kata Dimyati Natakusuma saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, di GOR Karang Kitri, Curug, Kabupaten Tangerang, dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Selasa, 18 Agustus 2026.
Dimyati melanjutkan, pencak silat merupakan seni bela diri dan cabang olahraga dari Indonesia. Mempelajari silat membawa manfaat termasuk membentuk keberanian.
Bagi yang mempelajari, pencak silat tentu melatih kedisiplinan.Orang yang mempelajari silat penuh disiplin dan teratur.
“Bisa memanfaatkan waktu, sehingga berdaya guna,” tutur Dimyati.
Selanjutnya, pencak silat itu membangun karakter yang baik. Membentuk karakter yang sopan, santun dan berakhlakul karimah.
“Membangun kecerdasan emosional yang bagus,” tambah Dimyati.
Masih dikatakan orang nomor dua di Banten, pencak silat membangun kesabaran, kekeluargaan dan keikhlasan. Latihan silat membentuk kejiwaan seseorang untuk membangun kesabaran dan keikhlasan.
“Pencak silat menumbuhkan kesabaran, sikap saling menolong alias kekeluargaan dan menumbuhkan hati yang ikhlas,” paparnya.
Dimyati berharap, olahraga pencak silat semakin digemari memasyarakat. Termasuk kelompoknya generasi muda dan anak-anak.
“Semoga semakin banyak yang menyelenggarakan turnamen-turnamen pencak silat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, Sri Panggung Lestari menjelaskan, peserta turnamen mencapai 705 orang, terdiri dari 352 laki-laki dan 353 perempuan dan dibagi dalam tiga katagori.
Sri Panggung Lestari menambahkan, Turnamen Nyimas Banten terinspirasi oleh dua tokoh perempuan hebat dari Banten, yakni Nyimas Melati dan Nyimas Gamparan. Keduanya adalah pendekar wanita yang terkenal sangat berani memimpin perlawanan terhadap penjajah Belanda.
“Turnamen pencak silat Nyimas Banten diharapkan melahirkan Nyimas Melati dan Nyimas Gamparan pada masa kini,” tutur Sri, Minggu, 16 Agustus 2026. (Redaksi)







