BagusNews.Co – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional.
Empat tim riset SMAN CMBBS berhasil meraih tiga medali emas (Gold Medal) dan satu medali perak (Silver Medal) pada ajang World Science, Environment and Engineering Competition (WSEEC) 2026 yang diselenggarakan Universitas Pancasila di Jakarta, 11–14 Agustus 2026.
Kompetisi tersebut diikuti 256 tim yang terdiri atas 182 tim daring dan 74 tim luring dari Indonesia, Vietnam, dan Korea Selatan. Capaian tersebut menjadi kado istimewa bagi SMAN CMBBS sekaligus memperkuat kiprah sekolah dalam pengembangan riset dan inovasi peserta didik di tingkat global.
Tiga medali emas masing-masing diraih Tim MATRAS (Madanian Technology for Resilient Agriculture and Sustainability) pada kategori Technology melalui penelitian berjudul “AI-Powered Solar Smart Irrigation System Utilizing Water Hyacinth Biochar”.
Medali emas berikutnya dipersembahkan Tim AERION (Atmospheric Energy Recovery through Ionic-Engineered Cellulose) pada kategori Energy and Engineering melalui penelitian “Engineering Waste Cellulose into a Sustainable Humidity Energy Harvester for Circular Resource Utilization”.
Sementara itu, Tim MANIS (Madanian Inclusive Innovation Squad) juga berhasil meraih Gold Medal pada kategori Social Science melalui penelitian “MORNING (Money Learning) Storybook: A Visual-Kinesthetic Pedagogical Approach for Financial Literacy Among Deaf Children as an Implementation of SDG-4 toward Inclusive Education”.
Adapun Tim ATLANTIS (Algae Technology for Low-Carbon Alternative and Natural Transformation Innovation System) berhasil menyumbangkan Silver Medal pada kategori Environment melalui penelitian “Valorization of Coastal Sargassum Biomass for Bioethanol Production Via Alginate Extraction and Mixed-Acid Hydrolysis”.
Kepala SMAN CMBBS, Edi Supriyanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih para peserta didik. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kado terindah bagi sekolah dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus membuktikan bahwa budaya riset di SMAN CMBBS terus berkembang.
“Prestasi ini memberikan motivasi tersendiri bagi SMAN CMBBS yang saat ini sedang memperkuat pembinaan talenta peserta didik di bidang riset melalui pembentukan Riset Kolaboratif sebagai ekosistem baru di sekolah. Ekosistem ini diharapkan mampu melahirkan semakin banyak inovasi yang berdampak serta mempersiapkan generasi muda yang unggul, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global,” ungkap Edi pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap keberhasilan para peserta didik.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim peserta, para guru pembimbing, Komite Sekolah, serta seluruh warga SMAN CMBBS atas dedikasi, kerja keras, doa, dan dukungan yang diberikan. Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi yang luar biasa dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan budaya riset yang berkualitas,” katanya.
Keberhasilan empat tim tersebut semakin mempertegas komitmen SMAN CMBBS sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berorientasi pada riset, inovasi, dan pengembangan talenta peserta didik.
Melalui penguatan Riset Kolaboratif, SMAN CMBBS terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi kompetisi, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Capaian di WSEEC 2026 sekaligus menjadi motivasi bagi SMAN CMBBS untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan riset, memperluas jejaring kolaborasi, serta mempersiapkan peserta didik agar mampu berkontribusi dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(Red/Dede)







