Home / Daerah

Kamis, 27 Juli 2023 - 12:02 WIB

Angka Putus Sekolah Masih Tinggi di Kota Serang, Ini Rekomendasi DPRD

BagusNews.Co – DPRD Kota Serang mendukung berbagai upaya Pemkot Serang dalam menekan angka putus sekolah di ibukota Provinsi Banten.

Selain memberikan dukungan, DPRD Kota Serang juga menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk penanganan angka putus sekolah tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kota Serang Hasan Basri mengungkapkan, berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, tahun 2023, terdapat 133 anak angka putus sekolah di Kota Serang.

“Ini menjadi perhatian kita bersama, karena anak yang putus sekolah tidak hanya karena alasan faktor ekonomi, namun juga ada faktor lainnya,” kata Hasan kepada wartawan, Kamis, 27 Juli 2023.

Hasan menjelaskan, selain faktor ekonomi yang mengakibatkan anak putus sekolah, faktor lainnya ialah kasus broken home atau perceraian serta lingkungan yang tidak mendukung.

“Ini semua harus dicarikan solusinya, karena kalau hanya alasan ekonomi, anggaran pendidikan setiap tahun lebih dari 20 persen dari APBD sesuai amanat undang-undang,” bebernya.

Baca Juga :  AHY Lantik Pengurus DPD Demokrat Banten Besok

Agar upaya penurunan angka putus sekolah di Kota Serang sesuai harapan, Hasan merekomendasikan Pemkot Serang melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk berkolaborasi.

“Misalnya Dinas Sosial, DP3AKB, yang kemudian bisa ikut terlibat dalam hal penanganan angka putus sekolah, jadi bukan hanya dibebankan pada Dindikbud saja pekerjaannya. Namun semua sektor yang berkaitan dengan penanganan anak harus turun tangan juga,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Hasan, sebetulnya Pemkot Serang sudah punya Perda Kota Layak Nomor 6 Tahun 2015. Namun perda tersebut menurutnya masih belum epektif, karena masih terdapat anak-anak di bawah umur yang berkeliaran di beberapa simpang jalan di Kota Serang.

“Di lampu merah Ciceri saja yang pusat kota, anak usia sekolah banyak tuh yang meminta-minta uang di jalanan, yang seharusnya mereka belajar, tapi mereka malah nyari uang. Pada akhirnya setelah mereka mendapatkan uang dengan mudah, akhirnya mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya, karena terbiasa mentalnya sudah terbentuk di jalanan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bersihkan Sampah di Pantai Muara Pasauran Anyer, DPUPR Banten Terjunkan 100 Personel

Hasan berharap, Pemkot Serang ke depan, agar lebih mengingatkan OPD terkait dalam melakukan pengawasan dan pengarahan kepada masyarakat. Baik dalam sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lain sebagainya.

“Agar semua permasalahan yang dialami oleh masyarakat Kota Serang, bisa langsung teratasi, jangan kemudian harus nunggu viral dulu baru disikapi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Suherman membenarkan ada 133 anak putus sekolah yang terdata tahun ini.

“Itu sementara yang terdata, bisa jadi lebih dari itu. Makanya Pak Walikota mengintruksikan Camat, Lurah daj pemgiris RT/RW untuk memastikan dan bersama-sama menekan angka putus sekolah di Kota Serang,” ungkapnya. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni : Program Presiden Perkuat Kesejahteraan Petani

Daerah

Festival Film Banten Ciptakan Sineas Lokal Berkualitas

Daerah

Didorong Sejumlah Elemen, Honorer Kota Serang Achmad Herwandi Siap Maju Pilkada 2024

Daerah

Benteng Speelwijk Ramai Pengunjung Pasca Lebaran 2026, Pedagang Raup Omset Jutaan Rupiah

Daerah

DP3AKKB Usung Program Banten ASIK Tekan Angka Stunting

Daerah

Sekretaris DPRD Banten Raih Penghargaan TangerangPos Award 2023

Daerah

DPR RI Adde Rosi Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan di STKIP Syekh Manshur Pandeglang

Daerah

Perkuat Promosi Investasi Berbasis Digital, Bupati Tangerang Luncurkan IPO-T