Home / Daerah

Rabu, 4 Oktober 2023 - 13:46 WIB

Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke-23 Provinsi Banten Diwarnai Protes Oleh Mahasiswa

BagusNews.Co – Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten ke-23 Tahun sempat terhenti sejenak, berhentinya rapat paripurna tersebut terjadi ketika dua orang mahasiswa dari Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) dan Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS) berteriak dan menyebut Penjabat (Pj) Gubernur Banten gagal.

Berdasarkan informasi yang diterima, teriakan kedua mahasiswa tersebut berlangsung ketika Pj Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan pidatonya terkait dengan penanganan kemiskinan di Provinsi Banten.

“Pj Gubernur gagal. Reformasi birokrasi,” teriak mahasiswa di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, Rabu (4/10/2023).

Akibat aksi tersebut, kedua mahasiswa langsung diamankan oleh petugas kemananan dan dikeluarkan dari ruangan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten.

Baca Juga :  Andra Soni Lepas Keberangkatan Perdana Transjabodetabek Rute Blok M – Alam Sutera

Saat ditemui dihalaman parkir DPRD Provinsi Banten, Sahrul Muhtarom dari Kumpulan Mahasiswa Lebak (Kumala) mengatakan bentrok tidak dapat dihindarkan dengan petugas keamanan saat dirinya menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Karena saya menyuarakan aspirasi masyarakat, Pj Gubernur gagal,” ucapnya.

Selanjutnya, dirinya juga mengaku terkena cakaran ketika dikeluarkan dari ruang sidang paripurna oleh petugas keamanan.

“Tadi ditarik saya dikerowot (dicakar, red). Ini bibir saya di gini, mata sata dicolok, saya berdarah gimana coba, perlakuan pengamanan di dalam sangat tidak baik,” katanya.

Baca Juga :  Al Muktabar Kukuhkan Pjs Wali Kota Cilegon dan Tangsel, Ini Sosoknya

Padahal, ujar Sahrul, pihaknya hanya menyampaikan dan mengaspirasikan keluhan masyarakat terkait gagalnya penanganan pengangguran.

“Yang di aspirasikan tadi Provinsi Banten gagal, karena banyaknya kemiskinan, pengangguran semakin tinggi. Padahal banyak lowongan pekerjaan, bisa mengurangi pengangguran, khususnya kemiskinan,” jelasnya

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin Banten pada Maret 2023 sebanyak 826,13 ribu orang. Meski mengalami penurunan pada tahun sebelumnya, penduduk miskin Provinsi Banten berada di angka 6,17 persen.

Sedankan, untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT) Provinsi Banten pada Februari 2023 masih tinggi, yakni sebesar 7,97 persen.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Warga RW 06 Safira Kota serang Gelar Tasyakuran Usai Bangun Jalan Beton Hasil Swadaya

Daerah

Aliran Sungai Tersumbat Pohon Tumbang, Banjir Melanda Pemukiman di Ciomas Serang

Daerah

DPRD Desak Pemkot Serang Benahi RSUD

Daerah

Seorang ASN Diduga Jadi Korban Pelecahan Seksual Oleh Oknum Lurah di Kota Serang

Daerah

Andra Soni Targetkan Tahun 2025 Tidak Ada Lagi Sekolah Filial Kewenangan Pemprov Banten

Daerah

IOF Gelar Final Round National Championship Racing Adventure R4 2025 di Serang

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Banten Dorong Peran Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri

Daerah

DPUPR Provinsi Banten Raih Predikat Badan Publik Informatif