Home / Daerah

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:38 WIB

Januari 2024, Inflasi Provinsi Banten Terkendali di 2,59 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Faizal Anwar | Dok. Istimewa

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Faizal Anwar | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Faizal Anwar mengatakan inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Banten pada Januari 2024 sebesar 2,59 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,60.

Faizal menyampaikan untuk tahun 2024 ini, tingkat inflasi di Provinsi Banten merupakan gabungan tingkat inflasi Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

“Tingkat deflasi month to month (m-to-m) dan tingkat deflasi year to date (y-to-d) Provinsi Banten bulan Januari 2024 masing-masing sebesar 0,04 persen,” ungkap Faizal Anwar pada Jumat 2 Februari 2024.

Baca Juga :  Hasil Penilaian Ombudsman Perwakilan Banten, Kota Serang Masuk Zona Hijau Dalam Pelayanan Publik

Selanjutnya, Faizal menyampaikan untuk komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada Januari 2024, antara lain beras, tomat, daging ayam ras, cabai merah, Sigaret Kretek Mesin (SKM), bawang putih, upah asisten rumah tangga, angkutan antar kota, Sigaret Kretek Tangan (SKT), emas perhiasan, Sigaret Putih Mesin (SPM) dan lainnya.

Sementara, untuk komoditas yang memberikan andil deflasi secara y-on-y, antara lain telur ayam ras, bawang merah, minyak goreng, cumi-cumi dan jeruk.

“Ini kelompok yang menjadi perhatian masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Komitmen Optimalkan Peran Bank Banten, PJ Gubernur Al Muktabar Ajak Seluruh Pemda Berkolaborasi

Selain itu, Faizal mengatakan Pemerintah Provinsi Banten terus melakukan upaya-upaya dalam menjaga stabilitas inflasi di Provinsi Banten.

“Ini sebagai upaya pemerintah bisa menstabilkan harga,” imbuhnya.

Dikatakan, dalam penghitungan tingkat inflasi pada tahun ini, Provinsi Banten menggabungkan tingkat inflasi Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

“Sebelumnya, kita menggunakan gabungan dari 3 kota di Provinsi Banten. Tetapi setelah ada Survei Biaya Hidup (SBH) tahun 2022, terdapat penambahan untuk Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Usai Pemkab Pandeglang, Andra Soni Ungkap Ada 2 Pemda Akan Tempatkan RKUD di Bank Banten

Daerah

Al Muktabar Laksanakan Salat Iduladha 1445 H dan Potong Hewan Kurban di Masjid Raya Al Bantani

Daerah

RLS Masih Rendah, Ini Kata Kadindikbud Kota Serang

Daerah

Pemprov Banten Terima Kunjungan Visitasi Kepemimpinan Nasional dari PKN II Angkatan 11 BPSDM Sumut

Daerah

Kowarteg Ganjar Hadir di Serang Untuk Salurkan Air Bersih

Daerah

BPBD Banten Sampaikan Langkah Penyelamatan Diri Saat Gempa

Daerah

Monitoring PSU, Bupati Serang Harapkan Partisipasi Masyarakat yang Tinggi

Daerah

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Pakuhaji Resmikan Fasilitas Baru