BagusNews.Co – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah menetapkan 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.
Untuk memastikan pasokan listrik di wilayah Provinsi Banten cukup dan dalam kondisi andal selama ramadan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten membuka 60 Posko Siaga serta menerjunkan 1.368 personel untuk membantu masyarakat melaksanakan ibadah puasa ramadan tanpa terkendala jaringan listrik.
General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis meminta seluruh jajarannya agar all-out mengawal keandalan pasokan listrik selama bulan suci ramadan tahun ini.
“Beberapa peralatan pendukung juga kami siapkan, yakni 5 unit mobil crane, 6 unit Uninterrutible Power Supply (UPS), 34 Unit Gardu Bergerak (UGB), 6 Unit Trafo Bergerak (UTB), 26 unit genset, 4 unit mobil deteksi, serta 23 lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU),” kata Abdul Mukhlis dalam rilis PLN UID Banten yang diterima BagusNews.Co, Selasa sore, 12 Maret 2024.
Abdul menambahkan, selama ramadan juga terdapat beberapa lokasi siaga prioritas diantaranya adalah rumah ibadah (masjid), bandara, pelabuhan, pusat-pusat keramaian, pusat perbelanjaan, hingga kantor pemerintahan.
“Kami juga aktif menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar pelayanan kepada masyarakat semakin memuaskan. Intinya sejak awal ramadan hingga nantinya pada perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, petugas PLN dalam kondisi standby memantau sistem kelistrikan agar lancar,” beber Abdul.
Masih dikatakan Abdul Mukhlis, keseluruhan daya mampu pasokan listrik PLN UID Banten sebesar 6.585 MW (megawatt) dan beban puncak sebesar 4.143 MW, sehingga kapasitas cadangan daya listrik sebesar 2.442 MW atau setara 37 persen.
Abdul juga mengimbau pelanggan untuk proaktif melaporkan permasalahan kelistrikan di rumah, atau di lingkungan tempat tinggal melalui aplikasi PLN Mobile.
“Petugas PLN akan sigap membantu menyelesaikan permasalahan kelistrikan pelanggan,” pungkasnya. (Red/Dede)







