Home / Daerah / Hukum / Politik

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:20 WIB

Ogah Kembalikan Mobil Dinas Walikota Serang, Syafrudin: Saya Mau Beli Tapi Dipersulit

BagusNews.Co – Mantan Walikota Serang periode 2018-2023, Syafrudin mengaku siap membayar mobil dinas yang dipakainya bermerek Toyota Land Crusher Prado, namun pengajuannya tersebut malah dipersulit oleh Pemkot Serang.

“Itu kan ada aturannya seluruh Indonesia, ya jangan dipersulit. Walikota itu kalau sudah berhenti dibawa mobil dinasnya, tidak ada yang diserahkan lagi. Ada aturannya, tanya saja ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” ujar Syafrudin, Selasa, 11 Juni 2024.

Atas dasar itu, Syafrudin menyayangkan sikap Pemkot Serang yang hingga saat ini belum mengeluarkan surat keputusan (SK) penjualan mobil dinasnya tersebut.

Padahal, kata Syafrudin, pembelian mobil dinas oleh mantan kepala daerah yang pernah menjabat telah termaktub dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas PP Nomor 84 Tahun 2014 tentang Penjualan Barang Milik Negara/Daerah Berupa Kendaraan Perorangan Dinas.

Baca Juga :  Anaknya Dilantik Anggota DPRD Kota Serang, Syafrudin : Dia Suka Belajar dan Giat

“Itu kan ada aturannya. Kecuali tidak ada aturannya untuk membawa atau membeli mobil itu, baru saya serahkan. Ini kan semua kepala daerah bawa kendaraan dinasnya masing-masing,” katanya.

Menurut Syafrudin, pembelian mobil dinasnya itu sudah memenuhi syarat, karena telah lebih digunakan selama empat tahun.

“Jadi sudah bisa dibeli. Itu kan sudah dipakai saya selama empat tahun dan sudah sesuai syarat juga kan,” tuturnya.

Berdasarkan aturan dan penghitungan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), harga Land Cruiser Prado itu senilai Rp1,2 miliar.

Akan tetapi, Syafrudin bisa membeli mobil bekas kendaraan dinasnya dengan harga 40 persen dari nilai jual mobil di pasaran.

“Hanya 40 persen saya bayar. Jadi semua juga pasti mau, kecuali saya melanggar aturan baru,” paparnya.

Selain harga mobil yang murah, dia juga mengaku memiliki kenangan yang cukup banyak dengan kendaraan dinasnya yang telah menemaninya selama lima tahun ke belakang. Sehingga, dirinya tidak akan melepasnya dan bersikeras untuk membeli kendaraan tersebut.

Baca Juga :  Warga Kaliwadas Gotong Royong Bangun Drainase, Syafrudin: Patut Dicontoh

“(Mobil) itu tidak akan saya jual sampai kapan pun sebagai kenangan. Jadi jangan diperkeruh dan dipersulit,” ungkapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Serang Yedi Rahmat mengaku telah berikirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah untuk menarik kendaraan dinas Syafrudin.

Ia menambahkan, bahkan saat ini Kemendagri telah memberikan jawaban yang dikirimkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk menindaklanjutinya.

“Kalau yang punya mantan walikota, kami sudah memohon kepada Kemendagri melalui Direktorat Bina Keuangan Daerah. Dari sana sudah ada jawaban dan meminta Pemprov Banten untuk menjelaskan lagi. Kami tinggal tunggu jawaban dari pemprov saja,” pungkasnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejar Gelar Doktor, Desy Ratnasari Lakukan Penelitian di DPRD Banten

Daerah

Al Muktabar Minta Masyarakat Tetap Waspada  Terhadap Cuaca Ekstream

Daerah

Antisipasi Kendala Teknis Pelaksanaan PPDB Banten 2024, Tabrani : Seluruh Sekolah Siapkan Help Desk

Daerah

Tingkatkan Layanan Publik, Pemkot Cilegon Dorong Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Daerah

Mahasiswa Desak Polda Banten Tindak Tegas Kasus Kekerasan dan Pencegahan Represi dalam Unjuk Rasa

Daerah

Hari Terakhir Roadshow Bus KPK di Kota Serang, Masyarakat Tandatangani Komitmen Melawan Korupsi

Daerah

Sosialisasi Dukung Andra Soni Maju di Pilgub Banten Meluas di Kabupaten Lebak

Daerah

Terdampak Proyek Tol Serang-Panimbang, SDN Pasir Sedang 2 Mulai Dibangun Ulang